fadli zon
AdalahPay

SatuNusaNews – Ketua Umum PPP Romahurmuziy mengatakan bahwa akan tambahan dua partai yang akan merapat ke kubu Jokowi pada pilpres 2019 nanti. Salah satunya, disebut-sebut adalah Partai Demokrat yang digawangi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menyikapi hal tersebut, wakil ketua umum Partai Gerindra Fadli Zon menanggapi santai kabar tersebut.

Meski Rommy enggan ‎menyebutkan dua partai tersebut, namun ia memberikan ‘clue’ dua partai yang akan segera bergabung itu. Rommy mengatakan bahwa dua partai yang akan segera merapat ke kubu Jokowi itu merupakan partai lama yang memiliki kursi di parlemen. Koalisi yang dibangun tersebut akan mengusung kembali Jokowi sebagai calon presiden 2019-2024 mendatang.

Saat ini dari 10 partai yang memiliki kursi di parlemen, 5 diantaranya telah mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi, yakni PDIP, Golkar, PPP, NasDem, dan Hanura. Artinya tersisa 5 partai berada di luar koalisi tersebut yaitu PKS, Gerindra, Demokrat, PAN, dan PKB. Sedangkan PKS dan Gerindra hampir bisa dipastikan berada dalam satu barisan, sehingga tersisa 3 partai lain yaitu Demokrat, PAN, dan PKB.

Menurut Fadli, banyaknya partai yang mendukung tidak serta-merta merepresentasikan jumlah masyarakat yang memberikan dukungan.

“Enggak ada masalah, yang paling penting dukungan partai itu tidak selalu serta-merta linier dengan dukungan dari masyarakat,” kata Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (09/04/2018).

Menurut Fadli banyak contoh pasangan calon yang didukung sedikit partai mampu mengalahkan calon dengan koalisi gemuk. Fadli Zon kemudian mencontohkan pilkada DKI Jakarta yang dimenangkan pasangan Anies – Sandi.

Salah satunya di Pilkada DKI 2017 lalu, di mana pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang diusung Gerindra dan PKS, kemudian disusul PAN di putaran ke-2 mampu mengalahkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat yang didukung koalisi gemuk

“Jadi kita udah saksikan banyak peristiwanya termasuk dalam pilkada DKI. Kami hanya berdua aja menang mendukung Anies-Sandi, kemudian dengan PAN,” pungkasnya. #

 

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.