rumah makan babi

SatuNusaNews – Sebuah rumah makan yang menyediakan menu babi di Surakarta secara vulgar mencantumkan logo halal di sebuah banner. Sontak tindakan melecehkan ini menuai reaksi dari masyarakat muslim di sekitarnya. Beruntung, para aktifis Islam bergerak cepat sehingga tidak terjadi tindak main hakim oleh warga yang geram. Pemilik rumah makan ini digelandang ke markas Babinmas untuk mempertanggung jawabkan kelakukannya.

logo halal RM Babi
Logo Halal terlihat di sudut bawah banner rumah makan dengan menu babi di Surakarta

Pemilik rumah makan bernama In In Sri Handajani mengakui kesalahan yang ia lakukan mencantumkan logo halal di banner rumah makannya. Di hadapan aparat keamanan, In In membuat surat pernyataan maaf atas perbuatannya yang meresahkan warga khususnya yang beragama Islam di Surakarta. Wanita yang beralamat di Nusa Indah ini memiliki rumah makan menu babi dengan nama Rumah Makan MANNA beralamat di Jalan Gajah Mada Ketelan, Banjarsari, Surakarta.

In In berdalih dia tidak menyadari perbuatannya. Ia mengaku bahwa itu adalah banner lama, dimana sebelumnya Rumah Makan Manna belum menjual makanan dengan menu babi. In In berjanji akan segera mengganti banner tersebut dengan banner baru yang tidak mencantumkan logo halal.

 

Warga Muslim Solo yang diwakili Yuli Sya’ban menyatakan dapat menerima permintaan maaf pemilik rumah makan tersebut. Pihak aparat keamanan yang menjadi mediator upaya damai tersebut meminta agar semua pihak dapat menjaga kondusifitas Kota Solo. Tindakan bodoh kecil bisa memicu konflik berskala besar jika terlambat di tangani dengan benar.

 

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.