SatuNusaNews – Panitia Pengawas Pemilu Kota Medan sedang memproses dugaan pelanggaran pemilihan umum yang dilakukan pasangan calon gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss). Panwas menerima laporan masyarakat terkait bagi-bagi beras kepada calon pemilih di Kota Medan.

Menanggapi hal tersebut, Badan Pengawas Pemilihan Umum Sumatera Utara (Bawaslu Sumut) membenarkan adanya proses penyelidikan yang sedang dilakukan Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Medan dugaan pelanggaran calon gubernur usungan PDIP dan PPP ini.

“Karena itu di Kota Medan, kita kan koordinator pengawasan aja ini sekarang. Tapi ini, katanya, masih diproses,” sebut Komisioner Bawaslu Sumut Aulia Andri menjawab wartawan, Senin (26/03/2018) di Jalan Marelan Raya, Medan.

“Informasinya sudah banyak yang didapatkan. Soalnya, ternyata beras itu satu kantong itu 2 kilogram, kemudian yang lain-lain sedang diproses teman-teman pengawas pemilu di Kota Medan,” ungkap Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar-lembaga Bawaslu Sumut ini saat pemasangan simbolis alat peraga kampanye Paslon pilkada Sumut.

Sayangnya Aulia berkelit tentang jenis pelanggaran dan sanksi yang dapat dikenakan pada paslon tersebut. “Kan belum tahu juga mau yang dikenakan yang mana?,” kilahnya.

“Sanksinya gimana, orang masih diproses kok bilang sanksinya. Belum adalah. Gak boleh mengira-kira, nanti salah lagi kita. Kalau terbukti, ada pidana, akan dipidana. Kalau pelanggaran administrasi, akan diproses administrasi,” seolah menghindari pertanyaan wartawan.

Disinggung soal ancaman pembatalan pencalonan Djoss akibat hal ini, Aulia kembali menegaskan pihaknya masih akan melihat apa nanti hasil pemeriksaannya. “Kan gak boleh ngancam-ngancam. Belum tahulah, lagi proses,” tandasnya.

Sekadar diketahui, viral di media sosial foto seorang ibu rumah tangga sedang menunjukkan beras dengan logo paslon Gubernur-Wakil Gubernur Sumut nomor urut 2, Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus. Tak hanya itu, di foto lain juga terlihat kantongan beras berjejer dengan gambar paslon yang diusung PDI Perjuangan dan PPP tersebut.

Diduga photo tersebut diambil di Gang Pelita, Kampung Baru, Medan Kota. Sementara photo tumpukan beras bergambar Djoss ditemukan di Simalingkar, Medan. #

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.