AdalahPay

SatuNusaNews – Umat kristiani di Jakarta menunjukkan dukungannya atas tuntutan penistaan agama yang dilakukan Ahok. Beberapa umat kristiani tampak berbaur dalam aksi yang dilakukan hari ini. Bahkan mereka juga terlihat membagikan makan siang berupa nasi dalam kotak steorofoam.

Tidak ada terlihat raut wajah ketakutan di wajah mereka. Mereka menyadari betul bahwa yang Ahok lakukan hanyalah provokasi berbahaya yang bisa meruntuhkan kebhinekaan Indonesia. Dukungan bagi tuntutan umat Islam menangkap Ahok pun mendapat dukungan dari mereka.

Ratusan ribu umat Islam yang tumpah di jalanan ibukota hari ini menunjukkan kedewasaan dan kesantunan dalam menyampaikan aspirasinya. Walau mengusung isu sensitif berupa penistaan kitab suci Al Qur’an yang dilakukan oleh Ahok, sama sekali tidak ada ungkapan permusuhan pada penganut agama lain.

Aksi yang dimulai di depan masjid Istiqlal selepas shalat Jumat tadi sangat tertib dan jauh dari unsur anarkisme. Padahal umat Islam yang berkumpul memendam amarah yang luar biasa karena kitab sucinya yang mulia dinistakan. Tidak ada satu orangpun yang berusaha mengganggu umat agama lain. Padahal tepat di hadapan mereka Katedral umat Katolik.

Uniknya, beberapa umat katolik tampak dengan santai berbaur dengan massa dan juga membagi-bagikan makan siang. Tidak ada raut wajah ketakutan akan terjadinya huru-hara. Mereka percaya bahwa tuntutan umat Islam adalah hal yang wajar mengingat penistaan terhadap sebuah ajaran agama adalah perilaku yang menjijikkan.

Ulama menegaskan hukum Islam bagi penista agama yaitu dihukum mati. Namun umat Islam bersedia mengikuti hukum positif yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan menerapkan hukum yang seadil-adilnya. Ulama tidak ingin tindakan kepolisian yang terkesan melindungi Ahok hanya akan memprovokasi umat Islam yang sedang marah.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama telah melakukan penistaan agama dan ulama. MUI meminta aparat penegak hukum proaktif melakukan penegakan hukum secara tegas.

Berbagai elemen umat Islam melaporkan Ahok ke pihak kepolisian terkait pernyataan Ahok mengenai surat Al Maidah ayat 51 dalam pertemuannya dengan warga di Kepuluan Seribu. Ahok diduga menyebut warga dibohongi untuk tidak memilih dirinya dalam Pilgub DKI melalui surat Al Maidah ayat 51.#

Facebook Comments