AdalahPay

SatuNusaNews – Diperkirakan lebih dari seratus ribu massa umat Islam yang tergabung dalam Aksi Selamatkan Islam turun dalam aksi di Mesjid Istiqlal Jakarta. Massa kemudian bergerak menuju Bareskrim Polri mendesak kepolisian segera menangkap dan memproses tindak pidana penistaan terhadap agama Islam yang dilakukan oleh Ahok.

Dalam orasinya selepas shalat Jumat, Habib Riziq kembali meneriakkan kemarahannya atas penistaan agama Islam yang dilakukan oleh Ahok saat di Kepulauan Seribu. Ahok menyebut bahwa umat Islam yang ingin memilih dia dibohongi pakai Al Maidah 51. MUI pun secara tegas mengatakan bahwa kalimat tersebut menistakan ulama dan juga Al Qur’an yang merupakan kitab suci agama Islam.

Imam besar Front Pembela Islam (FPI) ini mengultimatum pihak kepolisian agar segera memproses pengaduan umat Islam agar tidak menimbulkan konflik horizontal antar umat beragama di Indonesia.

Pihak kepolisian harus netral dan profesional dalam menangani perkara ini mengingat kemarahan Umat Islam di Indonesia semakin memuncak. Habib yang berbicara mengatasnamakan kumpulan Ulama dan Habaib Aksi Selamatkan Islam mendesak kepolisian memproses kasus penistaan ini dalam 30 hari.

“Jika dalam 30 hari belum juga menangkap Ahok, maka ulama dan habaib menyatakan Ahok halal darahnya. Kami persilahkan kepada seluruh umat Islam untuk menegakkan hukum Islam kepada Ahok baik secara berkelompok maupun sendiri-sendiri,” Habib Riziq mengultimatum yang disambut pekik takbir umat Islam.

Habib Riziq juga kembali mengingatkan bahwa perkara penistaan agama yang dilakukan Ahok tidak ada hubungannya dengan pilkada DKI Jakarta. Hal ini bisa dibuktikan dengan hadirnya perwakilan hampir seluruh ormas Islam di Indonesia meneriakkan hal yang sama.

Menurutnya, negara harus segera menerapkan hukum negara pada Ahok. Hal ini lebih baik daripada umat Islam baik secara berkelompok maupun pribiadi yang kemudian berinisiatif menegakkan hukum Islam pada penista agama. Dalam Islam, hukuman bagi penista agama adalah hukuman mati. Ulama melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga telah menyatakan dengan tegas bahwa Ahok terbukti melakukan penistaan terhadap kitab suci Al Qur’an. #

Facebook Comments