Ahok Sidang Tipikor
AdalahPay

SatuNusaNews – Gubernur DKI Jakarta Ahok sempat mengeluarkan kalimat makian kepada pengembang pada sidang . Makian berupa kalimat kurang ajar ia lontarkan saat dikonfrontir Majelis Hakim pada sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (25/07) kemarin.

Dalam persidangan tersebut Basuki Tjahaja Purnama dan Sunny berbeda keterangan. Dalam kesempatan berbeda, Sunny Widjaja, staf khusus gubernur DKI ini mengatakan bahwa pihak pengembang keberatan mengenai tambahan kontribusi sebesar 15 persen. Sementara Ahok mengatakan bahwa pengembang menyetujuinya dan tidak mempermasalahkannya.

“Kalau saya bertemu dengan pengembang, enggak ada yang keberatan,” kata Basuki saat menjadi saksi dalam persidangan mantan Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land sekaligus terdakwa suap reklamasi, Ariesman Widjaja.

Berbeda dengan Ahok, staf khususnya, Sunny Tanuwidjaja, mengaku sering mendengar keluhan dari pengembang mengenai tambahan kontribusi. “Dari sisi pengembang, mereka beberapa kali mempertanyakan (kontribusi tambahan) melalui saya,” ujarnya. Sunny mengatakan keluhan tersebut biasanya disampaikan saat pengembang berkunjung ke Balai Kota DKI atau melalui telepon.

Saat dicecar oleh majelis hakim itulah, mantan Bupati Belitung Timur ini terlihat panik. Akibatnya kalimat bernada makian sempat terlontar dari mulutnya dengan menyebut pihak pengembang kurang ajar karena dianggap berpura-pura baik padanya.

Keterangan Gubernur DKI ini terkesan tidak konsisten. Di awal ia mengatakan bahwa setahunya pengembang menerima permintaan tambahan konstribusi sebesar 15%. Namun juga mengakui kalau ia juga mengetahui adanya keberatan dari Sunny. Ahok mengaku tidak mengacuhkan keluhan itu. Sebab, menurut dia, pengembang sudah menyetujui perjanjian yang ditawarkan.

“Jika sampai yang di berita itu benar, berarti pengembang kurang ajar sama Pemda. Orang di depan saya mereka iya-iya saja,” ucap Ahok kepada majelis hakim. #

 

Facebook Comments