AdalahPay

SatuNusaNews – Berita tentang pengunduran diri Sekjen Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera Muhamad Taufik Ridlo sepekan ini memancing perhatian publik pada partai berlambang padi dan sabit kembar ini. Kabid Humas DPP PKS Dedi Supriadi, Rabu (17/2) mengkonfirmasi kebenaran atas informasi tersebut.

Dalam rilis resminya, DPP PKS menyampaikan alasan utama pengunduran diri Sekjen yang disebutkan dalam suratnya adalah karena tidak dapat optimal dalam membantu tugas-tugas presiden partai. “Surat itu sudah dibacakan di dalam rapat Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) pekan lalu (10/2), namun belum dibahas secara khusus,” ujar Dedi Supriadi.

Pengunduran diri tersebut, menurut Dedi, akan menjadi ranah DPTP untuk membahasnya, khususnya Ketua dan Wakil Ketua Majelis Syuro karena Sekjen merupakan penerima mandat dari keduanya.

“Secara fakta dan hukum, Taufik Ridlo masih Sekjen DPP PKS sampai DPTP memutuskan menerima atau tidak surat pengunduran diri tersebut,” papar Dedi.

Saat ini PKS masih memprioritaskan program Siaga Bencana di berbagai wilayah rawan di Indonesia. Di Pulau Sumatera, Jawa dan Kalimantan, PKS banyak mendirikan posko penanggulangan bencana. “Alhamdulillah, bekerjasama dengan Pemda, BPBD, TNI, Polri dan unsur masyarakat lainnya, PKS bisa membantu baik evakuasi ataupun penyaluran bantuan,” tuturnya.

“Selain itu PKS kini juga tengah fokus mempersiapkan launching program Sekolah Kepemimpinan Partai, Pusat Khidmat dan Rumah Keluarga Indonesia,” pungkas Dedi.

Presiden Partai Keadilan Sejahtera Mohamad Sohibul Iman sendiri telah membenarkan adanya pengunduran diri Taufik Ridlo dari posisi penting di pucuk pimpinan partai tersebut.

“Betul ada pengajuan surat pengunduran diri Pak Taufik dari posisi sekjen. Alasannya katanya tidak bisa optimal menjalankan tugas-tugasnya sebagai sekjen. Itu kira-kira yang tertulis di suratnya,” kata Sohibul Iman kepada media pada Selasa (16/02) kemarin. #

Facebook Comments