Penculikan di Bireuen Aceh, Pelaku Tewas Ditembak Polisi - SatuNusaNews

Penculikan di Bireuen Aceh, Pelaku Tewas Ditembak Polisi

penculikan Aceh

SatuNusaNews – Ketenangan kota Bireuen, Aceh sontak terkoyak. Kontak tembak antara aparat penegak hukum dengan pengemudi mobil Avanza hitam menjadikan kota ini mencekam. Akibat kontak tembak tersebut, 2 orang diduga pelaku tindak penculikan tewas ditembus timah panas kepolisian.

Peristiwa mengejutkan itu terjadi Keudee Geurugok Kecamatan Gandapura, Bireuen, Senin, (01/02) sekitar pukul 11.45 WIB. Beberapa aparat kepolisian sedang melakukan pengejaran sebuah mobil Toyota Avanza berwarna hitam, sehingga berujung dengan kontak tembak dan menewaskan 2 terduga penculikan.

Menurut pihak kepolisian, kedua pelaku tewas di tempat tersebut terindikasi terlibat penculikan setelah sempat terjadi kontak tembak tepat didepan SMAN 1. Kedua jenazah pelaku kemudian dilarikan ke rumah sakit Cut Mutia Lhokseumawe untuk dilakukan visum.

 

Mengutip StatusAceh, Kapolres Bireuen AKBP M Ali Kadhafi melalui Kapolsek Gandapura Ipda Zulfikar membenarkan peristiwa tersebut terjadi di keudee Geurugok, yang melakukan pengejaran tersebut adalah tim dari Polda Aceh.

Kedua orang pelaku penculikan diduga terlibat aksi penculikan terhadap korban atas nama Kamal Bahri (42) salah sorang PNS Pemerintahan Aceh.

Menurut keterangan dari Kapolda Aceh Irjen Pol Husein Hamidi melalui Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol T. Saladin. SH, Senin, (01/02/16) bermula saat pelaku penculikan melakukan transaksi tebusan dengan keluarga korban. Uang tebusan tersebut diserahkan oleh keluarga korban kepada pelaku tepatnya di TKP. Selanjutnya korban  penculikan dilepas bersamaan uang tebusan yang diambil pelaku yang menggunakan kenderaan jenis Toyota Avanza dengan bernopol BK 33 KD.

Setelah proses serah-terima antara korban penculikan dengan uang tebusan, para pelaku melarikan diri ke arah Medan sekitar pukul 11:00 WIB. Tim gabungan polisi yang sebelumnya telah mengetahui adanya aksi penculikan langsung melakukan aksi pengejaran.

Aparat kepolisian melepaskan tembakan peringatan, namun tidak dihiraukan oleh pelaku. Aparat terpaksa melepaskan tembakan ke arah ban mobil pelaku. Bukannya menyerah, salah seorang pelaku malah turun dan membalas tembakan dengan senjata api ke arah aparat kepolisian. Demi menjaga keselamatan diri dan masyarakat sekitar, polisi terpaksa melumpuhkan kedua pelaku dengan timah panas.

Barang bukti yang berhasil diamankan oleh tim Gabungan aparat kepolisian diantaranya satu pucuk senpi SS1, tujuh buah magazen SS1, satu pucuk senpi FN, satu buah Magazen FN, uang tunai senilai Rp 700 jt diduga uang tebusan penculikan, dan satu unit HP Blackberry.

Pelaku teridentifikasi sebagai Alias Ismuhar dan  Apa Wi yang sekarang jenazahnya berada di RS. Cut Meutia, Bukit Rata Lhokseumawe. #

Facebook Comments
Authors

Related posts

Top