Aceh Singkil
Bentrok Aceh Singkil. (Photo: Serambi)
AdalahPay

SatuNusaNews – Bentrok berdarah pecah di Aceh Singkil Selasa (13/10). Satu orang warga Syamsul warga Desa Bulusema, Kecamatan Suro, Kabupaten Aceh Singkil tewas ditembak di bagian kepalanya oleh kelompok warga lainnya, dan sekitar sepuluh lainnya terluka akibat benda tumpul dan benda tajam.

Korban tewas kini sudah dishalatkan di Masjid Almukhlisin, Desa Lipat Kajang Bawah, Kecamatan Simpang Kiri, sekitar pukul 15.40 WIB.

Mengutip Serambinews dari sejumlah sumber, korban yang berusia sekitar 25 tahun itu meninggal dunia setelah kepalanya terluka akibat ditembak dengan senjata rakitan yang dikabarkan milik kelompok nasrani.

“Kepalanya terluka parah, kena tembakan rakitan, meninggal di tempat,” kata salah seorang warga yang minta namanya tidak dipublikasi. Masih menurut sumber, aksi yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB itu merupakan gerakan massa tanpa koordinator sehingga sulit dibendung.

Aceh Singkil
Korban bentrok Aceh Singkil (Photo: Serambi)

Jumlah korban bentrok yang dievakuasi ke RSUD Aceh Singkil ada lima orang. Empat orang mengalami luka akibat benda tumpul. Satu diantaranya merupakan anggota TNI Kodim 0109/Singkil. Korban lain juga tampak dievakuasi ke Puskesmas terdekat. Diperkirakan yang menjadi korban bentrok sekitar sepuluh orang.

Bentrok berawal dari aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh kelompok Pemuda Peduli Islam (PPI) terkait maraknya pembangunan rumah ibadah tanpa ijin. Upaya pemurtadan memang menjadi isu sensitif di Bumi Serambi Mekah ini. Praktik pemurtadan tersebut dilakukan secara massif oleh para pendatang sehingga menimbulkan gejolak masyarakat setempat.

Beberapa waktu lalu telah diambil kesepakatan bahwa rumah ibadah yang tak berijin tersebut harus segera dibongkar karena meresahkan warga masyarakat yang mayoritas beragama Islam tersebut. Hal itu disepakati dalam rapat antara Bupati Aceh Singkil, Safriadi, Muspida, ulama, ormas islam serta tokoh masyarakat, Senin (12/10/2015) di ruang pertemuan kantor Setdakab setempat di Pulau Sarok, Singkil. #

Facebook Comments