AdalahPay

SatuNusaNews – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku melakukan terobosan baru. Jika selama ini upacara bendera memperingati HUT Kemerdekaan RI selalu dilaksanakan di halaman kantor Kejati Maluku di Ambon, maka pada peringatan HUT RI ke-70 ini, Kejati melakukannya di sebuah perkampungan bersama warga masyarakat. Dengan tema khusus, “Kejati Maluku Siap Berkeringat untuk Sahabat”. Upacara bendera ini dilaksanakan di daerah lapangan Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, dimulai pukul 09.00 dan bertindak sebagai inspektur upacara, Kajati Maluku, Chuck Suryosumpeno.

Ketua Panitia Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-70 Kejati Maluku, Joko Pandam, menjelaskan, pelaksanaan upacara bendera, dipimpin komandan upacara Kapten (Inf) Kamami dari Yonif 408/SBH Kodam IV/Diponegoro yang saat ini menjadi Danki Pam Rawan Maluku SSK2 pada pos Waitomu, ditengah masyarakat merupakan sesuatu yang istimewa dan baru kali ini dilakukan Kejati Maluku.

“Kami ingin merayakan HUT Kemerdekaan ke-70 kali ini bersama dengan masyarakat karena kami ingin menunjukkan kerja nyata, yakni bekerja bersama masyarakat yang notabene adalah sahabat kami untuk menegakkan hukum dan keadilan, karena itulah kami mengangkat tema, “Kejati Maluku Siap Berkeringat untuk Sahabat”. Tema ini merupakan jawaban atas perintah Presiden Jokowi yang tertuang dalam tema umum HUT Kemerdekaan RI ke-70, Ayo Kerja!” ungkap Joko yang juga menjabat sebagai Asisten Intelijen, Kejati Maluku kepada wartawan, Selasa (18/8/2015).

Dalam sambutannya, Chuck Suryosumpeno menyatakan rasa haru dan bangga berada di tengah warga masyarakat Leihitu. Kejati Maluku, kata Chuck, merespon tema umum HUT Kemerdekaan RI ke-70 ”Ayo Kerja” berikut implementasi Nawacita Presiden Jokowi dengan tema khusus, “Kejati Maluku Siap Berkeringat Untuk Sahabat” dan mewujudkannya antara lain melalui upacara bendera memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-70 ini dengan warga masyarakat.

Tema khusus ‘Siap Berkeringat Untuk Sahabat’ ini, lanjut Chuck, merupakan implementasi tekad Kejati Maluku yang beberapa bulan sebelumnya merilis slogan “Jaksa Sahabat Masyarakat” untuk memberikan pelayanan prima dalam konteks penegakan hukum, demi terwujudnya penegakan hukum yang berketuhanan, adil dan manusiawi bagi segenap warga masyarakat.

“Merayakan HUT Kemerdekaan RI ke-70 di tengah masyarakat juga merupakan wujud prinsip warga Maluku “Katong Basudara”.  Wajah hukum kita harus ramah. Para jaksa dan para penegak hukum lainnya juga harus ramah, bersahabat dengan siapa saja tanpa mengenal suku, agama, ras dan golongan atau apa pun latar belakangnya.”

Mantan Kepala Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan Agung ini mengajak seluruh elemen masyarakat Leihitu dan masyarakat Maluku pada umumnya untuk lebih bekerja keras, kerja cerdas, mewujudkan kerja penuh kreativitas, membuat berbagai terobosan, menciptakan suasana yang selalu ramah, bersahabat, hidup rukun, tenteram, damai, sejahtera, karena tidak ada harapan yang dapat tercapai dengan mudah tanpa kerja keras.

Camat Leihitu, Bahrum Kalau kepada wartawan menyampaikan atas nama masyarakat Leihitu apresiasi luar biasa atas kegiatan yang dilakukan oleh jajaran Kejati Maluku.”Sungguh kami merasa terharu, tersanjung dan merasa di”manusia”kan, apalagi tadi Pak Kajati mengatakan akan berkeringat untuk masyarakat, terima kasih Pak Kajati dan para Jaksa, kami akan terus mendukung agar hukum tetap ditegakkan tanpa pandang bulu!”

Hadir pada upacara di Kecamatan Leihitu itu antara lain, seluruh Asisten di Kejati Maluku, para jaksa serta pegawai Kejati Maluku dan Kejaksaan Negeri Ambon. Hadir juga muspika Leihitu dan jajarannya, para pelajar dari SD hingga SMA yang berada di sekitar Kecamatan Leihitu serta sejumlah warga Kecamatan Leihitu yang jumlahnya mencapai sekitar 2500 peserta‎. # (Yudi)

Facebook Comments