AdalahPay

SatuNusaNews – Sejumlah tokoh masyarakat dan ormas Islam di Sulawesi Selatan melakukan pertemuan untuk membahas tentang kerukunan umat beragama pasca tragedi Tolikara, Papua Rabu (22/07) lalu.

Pertemuan tersebut bertempat di Gedung Pertemuan IMMIM. Hadir di dalam pertemuan antara lain Prof. Dr. Ahmad Sewang, sebagai Ketua Umum DPP IMMIM sekaligus tuan rumah, Dr. Rahmat Abd. Rahman, Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Sulsel, H. Waspada Santing, M. HI, Sekjen Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI) Sulsel, Pengurus ICMI Orwil Sulsel, Prof. Dr. Arfin Hamid, dari PWNU Sulsel, Dr. Arfah Sidiq, Dr. Majdah Zain, Prof. Dr. Alimin Maidin, Dr. Abd. Hamid Paddu, dari KPPSI, H. Sirajuddin, dari Forum Umat Islam, Ust. Agussalim, dari FPI, Ust. M. Said Abd. Shamad, Ust. Abd. Majid, dari Hidayatullah.

Dalam pertemuan dihasilkan beberapa rekomendasi, antara lain mendesak Kepolisian Republik Indoneia (Polri),  agar menyelesaikan tragedi Tolikara, dengan menindak tegas para pelaku kerusuhan, secara adil, obyektif, dan transparan. Selain itu juga meminta Menteri Agama RI, agar mengkaji kembali Gereja Injili Di Indonesia (GIDI), dan membubarkannya karena telah menunjukkan perbuatan intoleran dan tindakan teror.

IMG-20150724-WA0009Sikap dukungan tokoh dan Ormas Islam Sulawesi Selatan juga disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dalam upaya meninjau kembali Peraturan Daerah (Perda) tentang larangan mendirikan rumah ibadah, dan Perda tentang larangan jilbab, di Kab. Tolikara, serta mencabut perda tersebut, karena bertentangan dengan konstitusi RI.

Dalam poin selanjutnya, tokoh ormas Islam Sulsel juga meminta kepada seluruh tokoh dan majelis-majelis agama, agar lebih intensif mendidik umatnya untuk hidup toleran bersama penganut agama lain, khususnya di daerah-daerah minoritas serta menghimbau umat Islam, agar memberi kepercayaan kepada pihak Kepolisian RI, dalam rangka menyelesaikan kasus hukum tragedi Tolikara.

Para peserta pertemuan juga menyepakati pembentukan Presidium Forum Tokoh Masyarakat dan Ormas Islam Sulawesi Selatan untuk Kerukunan Antar Umat Beragama, dan menetapkan Dr. Rahmat Abd. Rahman, sebagai ketua Presidium.

Selain rekomendasi yang disampaikan kepada pemerintah pusat dan umat Islam, Forum ini juga melakukan aksi penggalangan dana untuk membangun kembali Masjid Baitul Muttaqin Tolikara yang habis dibakar jamaah GIDI. Bertajuk Peduli Tolikara, Forum bekerjasama dengan Lembaga Amil Zakat (LAzis) Wahdah, bantuan diserahkan langsung kepada umat Islam di Tolikara.


Facebook Comments