AdalahPay

SatuNusaNews – Keputusan Mahkamah Agung Amerika Serikat melegalkan perkawinan sejenis tidak mendapat dukungan publik yang signifikan.

Hampir 63 persen pemilih Republik menentang keputusan Mahkamah Agung tersebut mengenai pelegalan pernikahan sesama jenis.

Dari hasil jajak pendapat yang dilakukan Reuters/Ipsos, hampir dua per tiga menentang keputusan tersebut. Dan data ini akan menjadi senjata  bagi para kandidat presiden kubu Republik yang memang sangat menentang pernikahan satu jenis kelamin sama ini.

Jajak pendapat ini mendapat dukungan karena lebih dari separuh penduduk Amerika mendukungnya, simpul jajak pendapat online ini.

Mayoritas Republiken, 63 persen, menganggap keputusan mahkamah bulan lalu itu adalah salah. Bahkan 42 persen Republiken menyatakan keputusan mahkamah itu mesti digugat kembali lewat referendum pada tingkat negara bagian.

Keputusan kontroversi Obama akan mendapatkan jalan yang berliku dan ternyata lebih dari separuh penduduk Amerika menentang keputusan tersebut. #

 

Facebook Comments