AdalahPay

SatuNusaNews – Kepolisian Republik Indonesia hari ini akan menetapkan tersangka atas aksi teror pembakaran Masjid di Tolikara. Hal ini disampaikan Kapolri Jendral Badrodin Haiti di Mabes Polri Rabu (22/07).

“Kemungkinan hari ini sudah bisa ditetapkan tersangkanya, mudah-mudahan begitu,” ujar Badrodin seperti dikutip Tribunnews.

Badrodin mengatakan bahwa tersangka akan dijerat dengan pasal berlapis, antara lain tentang pengerusakan fasilitas umum dan penodaan agama. Namun demikian, Badrodin masih enggan mengungkapkan siapa yang akan ditetapkan sebagai tersangka atas kasus ini.

Sampai Saat ini, Polda Papua sudah memeriksa 31 saksi yang berasal dari Gereja Injili Indonesia (GIDI) dan jemaah Sholat Ied. Penyidik juga akan memeriksa 5 saksi tambahan pada hari ini.

“Mudah-mudahan hari ini kita menemui titik terang pengungkapan kasus ini,” lanjut Badrodin.

Seperti diketahui, Insiden Pembakaran di Tolikara terjadi ketika umat Islam melaksanakan Sholat Ied Idul Fitri. Sebuah Musholla dibakar termasuk bangunan kios yang berada di sekitar Masjid.#

 

Facebook Comments