AdalahPay

SatuNusaNews – Kerjasama antara Gereja Injili di Indonesia (GIDI) dengan Israel bertolak belakang dengan sikap Indonesia yang tidak memiliki hubungan diplomatik secara resmi dengan Israel. Dengan adanya kerjasama yang sudah terjalin bertahun-tahun ini, Negara tidak bisa memfilter para Ormas yang bekerjasama dengan negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia.

Menurut Sekertaris Jendral Pusat Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia (PAHAM) Rozaq Asyhari, Pihak Intelejen BIN harusnya sudah mengetahui tentang hubungan GIDI dengan Israel tesebut. Rozaq juga menambahkan BIN harus menelusuri keterlibatan Israel dalam Insiden Tolikara kemarin.
“Di media sosial kan tersebar informasi bahwa kelompok pembakar masjid tersebut memiliki kerja sama dengan Israel. Oleh karenanya, BIN perlu melakukan penelusuran mengenai kemungkinan pengaruh atau keterlibatan Israel dalam persoalan ini,” kata Rozaq seperti dikutip dari ROL.

Menurut aparat setempat, banyak sekali pesawat asing yang berdatangan ke Tolikara tanpa terpantau oleh petugas. Minimnya petugas jaga di Tolikara menjadikan pihak asing leluasa keluar masuk Tolikara dengan tujuan yang beragam.

“Di sini banyak pesawat asing datang dan pergi tidak terpantau. Karena aparat di sini sedikit,” demikian ujar salah seorang aparat yang tak mau disebutkan namanya yang dikutip dari Hidayatullah.

Bukti adanya kerjasama antara GIDI dengan Israel, banyak sekali rumah warga dihiasi dengan bendera Israel.

Kios-di-Tolikara

 

 

 

 

#

Facebook Comments