AdalahPay

SatuNusaNews – Kondisi ekonomi Indonesia yang diujung tanduk saat ini, pemutusan hubungan kerja rentan dimana-mana. Sehingga PP yang baru mengenai mekanisme pencairan JHT sontak mendapat protes dan kecaman dari berbagai pihak.

Salah satunya adalah, Labor Institute Indonesia, yang  menilai penerapan pengambilan dana Jaminan Hari Tua (JHT) setelah 10 tahun menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan sangat memberatkan buruh, dan tidak ada dasar hukum yang kuat alias salah kaprah.

Analis Ekonomi dan Politik Labor Institute Indonesia, Andy William Sinaga mengatakan, kebijakan yang dikeluarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan adalah kebijakan sepihak, yang seharusnya disosialisasikan lebih dulu kepada para stakeholder, yang dalam hal ini buruh dan serikat buruh/serikat pekerja.

“Kebijakan tersebut juga tidak sesuai dengan semangat UU No 24 tahun 2011 tentang Badan penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), dan UU No 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) bahwa sistem jaminan sosial nasional merupakan program negara yang bertujuan memberikan kepastian perlindungan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat; dan pengembangan program dan untuk sebesar-besar kepentingan peserta,” jelas Andy dalam keterangan tertulisnya kepada Sindonews, Kamis (2/7/2015) seperti dikutip dari SINDO.

Selain itu, kebijakan tersebut justru sangat memberatkan buruh, di tengah-tengah sistem kerja yang tidak menentu, dan ekonomi kurang kondusif sehingga rentan pemutusan hubungan kerja (PHK). Hal ini sangat mengancam nasib buruh, yang sewaktu-waktu membutuhkan dana segar untuk bertahan hidup.

Jadi pemerintah harus mengkaji ulang peraturan ini, karena benar-benar tidak pro kepada rakyat menengah ke bawah. Belum lagi rencana pemerintah yang akan menaikan tarif listrik untuk pabrik, maka sudah dipastikan banyak pabrik yang akan memangkas tenaga kerjanya demi kelangsungan hidup perusahaannya, karena ekonomi Indonesia secara makro sedang sulit.

Dan bagi buruh, dana mereka yang dismpan di BPJS -lah menjadi dana segar mereka untuk bertahan hidup atau mencoba peluang baru membuka wirausaha kecil. #

 

 

Facebook Comments