AdalahPay

SatuNusaNews – Gempa dengan kekuatan 5,7 skala richter terjadi di sekitar Ciamis Jawa Barat pada Rabu (25/07) pukul 04.44 WIB. Gempa juga terasa di 16 kota lainnya di pulau Jawa.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan bahwa pusat gempa terjadi di Samudra Hindia pada kedalaman 10km.

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG),lokasi gempa pada 111km tenggara Ciamis Jawa Barat, 115km Tenggara Cilacap, Jawa Tengah; 117 km barat daya Kebumen, Jawa Tengah; dan 147 km barat daya Yogyakarta. Namun demikian, Gempa ini tidak berpotensi Tsunami.

“Gempa tidak berpotensi tsunami,” kata Sutopo, dalam keterangan tertulisnya seperti dikutip dari republika, Sabtu (25/07) pagi.

Gempa dirasakan berbeda beda pada setiap daerah, mulai dari lemah, sampai kuat oleh masyarakat dibeberapa daerah seperti Tasikmalaya, Ciamis, Cilacap, Kebumen, Purworejo, Purbalingga, Kota Yogyakarta, Gunungkidul, Bantul, Prambanan, Klaten, Solo, Magelang, Wonogiri, Pacitan, dan Ponorogo.

Menurut Sutopo, gempa terkuat terjadi di Tasikmalaya, Ciacap,Purbalingga,Kebumen dan Gunung Kidul sekitar 10-15 detik.

“Sebagian masyarakat berhamburan ke luar rumah dan berteriak gempa,” ujar dia.

Namun demikian, belum ada konfirmasi lebih lanjut mengenai kerusakan akibat gempa tadi pagi.  Sutopo menjelaskan, Pusat gempa bukan berada pada jalur subduksi atau pertemuan lempengan Hindia-Australia dan lempeng Eurasia. Tetapi, kata dia, berada di sisi dalam lempeng Eurasia. Ia mengatakan, wilayah selatan Jawa merupakan daerah rawan gempa dan tsunami.

“Upaya kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana di daerah selatan Jawa harus ditingkatkan terus-menerus karena memang wilayah tersebut rawan gempa dan tsunami,” kata dia.#

Facebook Comments