AdalahPay

SatuNusaNews – Delegasi Forum Indonesia Peduli Syam (FIPS)  sebanyak 10 orang dipaksa turun dari Pesawat Turkish Airlines di bandara Ataturk, Istanbul, Turki, saat hendak lepas landas.

Rombongan dipaksa turun ketika hendak berangkat ke provinsi Hatay, perbatasan Turki dan Suriah. Padahal rombongan ini bertujuan kemanusiaan yakni ingin memberikan bantuan langsung kepada pengungsi di Suriah.

Salah satu peserta rombongan, Mustofa Nahrawardaya memberitahukan kepada tim SatuNusaNews pukul 04.00 WIB berarti pukul 00.00 waktu Istanbul.

Menurutnya, polisi menyita dengan kasar semua HP , recorder , kamera dan labtop milik semua rombongan.

Pagi ini, tim SatuNusaNews mencoba menghubungi mas Mustofa namun mendapat jawaban seperti ini : ” Tb. Polis Terore Divitier!” .

Berikut Sms yang didapat oleh tim SatuNusaNews:

Mustofa

Sms tersebut dalam bahasa asing yang mungkin artinya “ada di divisi terorisme!”

Dalam sambungan terakhirnya,Mustofa mengatakan kepada tim SatuNusaNews agar didoakan diberi keselamatan, dan sampai berita ini diturunkan tim SatuNusaNews belum berhasil menghubungi beliau. #

 

 

 

 

Facebook Comments