AdalahPay

SatuNusaNews – Kekecewaan mendalam sangat dirasakan oleh skuad Persipura. Klub Sepakbola asal Papua ini tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya karena Persipura harus ‘dikalahkan’ oleh kebijakan pemerintah yang membiarkan sepakbola Indonesia tidak diakui FIFA.

Di laman Persipura Online, diunggah photo bertuliskan “Negara-negara lain kami kalahkan, tapi kami dikalahkan negara sendiri…”

Sebagaimana diketahui, induk organisasi Indonesia, PSSI dinyatakan tidak diakui oleh federasi sepakbola dunia FIFA setelah berbagai surat peringatan agar pemerintah berhenti mengintervensi PSSI tidak digubris menteri olahraga Imam Nahrowi. Sang menteri malah membekukan PSSI karena dianggap tidak sejalan dengan pemerintah. Kementerian Pemuda Olahraga lalu menyurati FIFA agar mengakui kompetisi yang berjalan dibawah BOPI. Tentu saja surat kemenpora ini tidak mendapat respon apapun.

Kekecewaan paling pedas sepertinya diwakili oleh Boaz Salosa. Striker tajam timnas ini tak mampu membendung kemarahannya. Dia pun membuat pernyataan yang sangat mengagetkan karena menyinggung keutuhan NKRI dengan ancaman berbau separatisme

 

boaz

 

“Boaz: “Kami bagian dari Negara Republik Indonesia, dan itu yang membuat masyarakat Papua agak sedikit kecewa dengan kejadian ini. Sampai ada yang mengatakan kalau memang tidak bisa urus kami (Persipura dan Papua), biar kami merdeka saja. Pernyataan itu saya rasa sudah pada tingkat emosi yah dari pada seluruh masyarakat,” ‪#‎SaPersipura‬ ‪#‎SavePersipura‬!”

Seseorang dengan akun Jadwin TheJedi Edison membuat komentar di Persipura Online.

Surat TErbuka UNTUK MENPORA . Yang bisa sampaikan ke beliau,tolong langsung sampaikan.

Saya Gak Ngerti JALAN PIKIRAN Bapak IMAM NAHROWI. MENCURIGAI SURAT SANKSI FIFA Yang di terima SEkjen PSSI adalah Surat Palsu. Alasannya,karena Surat Itu Tidak Di k
irimkan Langsung Ke Beliau,melainkan ke Sekjen PSSI.Emang Bapak Siapa nya PSSI ?Siapanya FIFA ?.Yang DI akui FIFA adalah PSSI,BUKAN KEMENPORA RI. Bapak datang ke fifa aja,Bapak ga di anggap siapa2.Surat yg bapak kirim ke Fifa aja pastinya sampai sana lgs masuk Tempat sampah. Aturan Fifa Jelas melarang Intervensi Pihak Ke 3 dalam Organisasi Sepak Bola Suatu negara.Dan Dimata FIFA,sepakbola indonesia hanya diakui jika semua berjalan dibawah PSSI. Yang Seharusnya bapak lakukan itu BUKAN MENGGELAR KOMPETISI yg berjalan di bawah TIM TRANSISI/KEMENPORA RI,TETAPI MEMBENAHI PSSI,agar LIGA BARU bisa BERJALAN DI BAWAH PSSI,dan SEPAK BOLA INDONESIA BISA DI AKUI FIFA !! Bapak Memaksa FIFA mengakui BOPI/KEMENPORA RI sebagai organisasi yg mengurus sepakbola indonesia ? Bapak ga akan bisa merubah organisasi sebesar FIFA,wong ngurusin PSSI aja berantakan kok mau ngatur2 FIFA ? Tolong dipake logikanya,pak !

Kebijakan ngawur pemerintah setiap hari diprotes masyarakat. Baik melalui saluran media massa maupun media sosial. Alih-alih mendengarkan keluhan rakyatnya, Presiden malah berkomentar ringan dan tanpa dasar yang kuat.

Dalam sebuah kesempatan Jokowi berkata, “Kita ini hanya ingin ikut event internasional, atau ingin prestasi? Kalau hanya ingin event internasional tapi selalu kalah. Saya tanya, lalu kebanggaan kita ada di mana?” yang seolah-olah mengatakan kalau sanksi FIFA adalah cara agar sepakbola menjadi lebih baik.

Jelas pernyataan itu tidak berdasar sama sekali dan lebih terdengar jawaban ngeles ketimbang jawaban seorang pemimpin negara sebesar Indonesia. Alih-alih membangkitkan persepakbolaan, malah mengubur semua harapan dan semangat bertanding bangsanya. #

Facebook Comments