AdalahPay

SatuNusaNews – Berita murtadnya Lukman Sardi pemeran KH Ahmad Dahlan dalam film Sang Pencerah akhirnya mendapat perhatian khusus dari Muhammadiyah. Adalah Mustofa Nahra Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah melalui akun twitternya @MustofaNahra mengomentari hal tersebut.

Pendiri dan ketua umum Forum Satu Nusa ini memandang murtadnya seorang Lukman Sardi bukanlah sesuatu yang perlu dibesar-besarkan. “Islam jelas tidak dirugikan oleh murtadnya Lukman Sardi, seandainya dia benar-benar Murtad. Silahkan saja. #Murtad,” kicaunya.

“Lukman Sardi manusia biasa. Bisa sehat, bisa sakit, bisa tertawa, bisa menangis. Terserah dia mau memeluk agama apa. #Murtad. Jangankan Lukman Sardi. Presiden/Panglima TNI/Kapolri/Ketua DPR dll kalo mau murtad sekalipun, silahkan! gak akan dihalangi! #Murtad,” lanjut Mustofa dalam twitnya.

“Islam terlalu besar jika dibanding2in sama Lukman Sardi. Gak ada apa-apanya. Nanti kalau Lukman Sakit, paling juga ingat Islam. #Murtad,” tegasnya seolah tak peduli karena Islam terlalu besar jika disandingkan dengan seorang Lukman Sardi.

Dalam rangkaian tweet itu, Mustofa juga mengklarifikasi sikap Muhammadiyah terkait Lukman Sardi pernah menjadi pemeran utama tokoh sentral pergerakan Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan dalam film Sang Pencerah yang disutradarai Hanung Bramantiyo.

Berikut rangkaian lengkap tweet beliau:

  1. TUIPS, sy dapat banyak DM soal Lukman Sardi yg murtad. Rata2 pada menyesal karena ybs pernah jadi pemeran KHA Ahmad Dahlan. #Murtad
  1. Lukman Sardi memang pernah jadi Pemeran KHA AHmad Dahlan. Cukup baik saat jadi “Ahmad Dahlan”. #Murtad
  1. Judul Filmnya “Sang Pencerah” besutan sutradara Hanung Bramantyo. Wajahnya bisa mirip sama Kh Ahmad Dahlan. #Murtad
  1. Ketika ikut dalam seleksi Pemeran KH Ahmad Dahlan, sudah beredar kabar santer bahwa Lukman Sardi memang BUKAN Muslim. #Murtad
  1. Tetapi pihak @muhammadiyah tidak ikut cawe-cawe dalam menunjuk atau memilih atau menentukan aktor “Sang Pencerah”. #Murtad
  1. Karena itu hanya Film. Dan dalam Film, yang penting pesannya sampai. Mungkin itu yang ada di pikiran Hanung. #Murtad
  1. Maka dari itu, kami pun tidak pernah ngecek KTP Lukman Sardi apakah dia Islam, Kristen, Majusi atau Yahudi. Cuma Film. #Murtad
  1. Namun ketika Film jelang Final, saya bersama Ketum PP Muhammadiyah pernah diundang untuk Preview dan lakukan banyak editing. #Murtad
  1. Beberapa adegan dalam scene tertentu, terpaksa “diamputasi” karena tidak sesuai Nilai Islam yang dianut Muhammadiyah. #Murtad
  1. Misal adegan Nyai Ahmad Dahlan berduaan sekamar dan bersentuhan dengan KH Ahmad Dahlan, terpaksa diamputasi. Lha Kok? #Murtad
  1. Ya. Krn dlm kehidupan nyata, Lukman Sardi (Pemeran KHA Dahlan) dan Zaskia Mecca (Pemeran Nyai Ahmad Dahlan), BUKAN Pasutri. #Murtad
  1. Beberapa adegan lain, juga diamputasi. Misalnya KHA Ahmad Dahlan minum menggunakan tangan kiri. Dihilangkan! #Murtad
  1. Dan banyak editing terkait film tersebut yang disebabkan karena sutradara tidak hati-hati dalam memahami Nilai Islam di Film. #Murtad
  1. Hingga Film Menjelang tayang, banyak kritikan terkait Lukman Sardi. Rata-rata adanya kabar bahwa ybs Non Muslim. #Murtad
  1. Tapi karena Film itu memang bukan inisiatif murni Muhammadiyah, ya biar saja sutradara punya ide dan kreasi selama itu baik. #Murtad
  1. Namun pada substansinya, informasi bahwa Lukman Sardi itu Non Muslim, sebenarnya sudah ada sejak sebelum Film SP. #Murtad
  1. Saya pun, tidak peduli dia mau memeluk agama apa. Apalagi sudah runtang-runtung sama Hanung, anda bisa nebak lah. #Murtad
  1. Islam jelas tidak dirugikan oleh murtadnya Lukman Sardi, seandainya dia benar-benar Murtad. Silahkan saja. #Murtad.
  1. Lukman Sardi manusia biasa. Bisa sehat, bisa sakit, bisa tertawa, bisa menangis. Terserah dia mau memeluk agama apa. #Murtad
  1. Jangankan Lukman Sardi. Presiden/Panglima TNI/Kapolri/Ketua DPR dll kalo mau murtad sekalipun, silahkan! gak akan dihalangi! #Murtad
  1. Islam terlalu besar jika dibanding2in sama Lukman Sardi. Gak ada apa-apanya. Nanti kalau Lukman Sakit, paling juga ingat Islam. #Murtad
  1. Belajarlah pada beberapa Public Figure yang lain, yang sudah wafat yang semasa hidup sok nyleneh, gak mau diingetin. #Murtad
  1. Rasulullah sudah menjamin bahwa Umat Islam (Umat Terakhir) adalah Umat Terbaik. Jika ada yang murtad, berarti itu pilihan dia. #Murtad
  1. Di mata Allah, Artis, Pejabat, Ekonom, Panglima, Presiden…atau Pengamat, sama saja! tapi kalau murtad, jadi berbeda. #Murtad
  1. Gak ada ceritanya, ada orang murtad trus dijamin masuk surga gara-gara pernah main di Film Sang Pencerah. NO!! #Murtad
  1. Umat Muhammad ini akan menghuni Surga terlebih dahulu dibanding Umat yang lain. Kalau murtad, ya semoga masih ada tempat. #Murtad
  1. Lukman Sardi, sebentar lagi ulangtahun. Usianya 44 tahun jika Allah SWT beri dia umur pada 14 Juli 2015 nanti. #Murtad
  1. Untuk Mas Lukman Sardi, selamat memeluk agama baru. Tetapi coba sekali-sekali pergilah ke makam. Ada rahasia di sana. #Murtad
  1. Lihatlah di batu nisan, kenapa banyak yg Hari Lahir & Hari Kematian berdekatan. Kenapa Bulan Lahir & Bulan Kematian itu dekat. #Murtad
  1. Bahkan ada beberapa batu nisan di makam, ternyata baik Tanggal, Bulan, dan Tahun Kematian itu sama persis. #Murtad
  1. Usia 44 tahun meninggalkan Islam memang tidak masalah bagi Islam. Karena, murtad itu persoalannya pada pelakunya. #Murtad
  1. Banyak orang sadar tersesat dan mualaf ketika menjelang kematiannya. Namun ada pula yang tersesat justru di usia uzur. #Murtad
  1. Saya dan keluarga patut bersyukur, karena menjadi Muslim sejak lahir. Insya Allah anak cucu nantinya juga tidak akan tersesat. #Murtad.
  1. Hare gene kok masih ada orang murtad, berarti dia benar-benar tidak tahu sedang bermasalah dunia akherat. Salam. #Murtad. #
Facebook Comments