AdalahPay

SatuNusaNews – Mantan Mentri BUMN Dahlan Iskan Resmi menjadi tersangka dalam Kasus pengadaan gardu Induk di Jawa, Bali dan Nusa Tenggara tahun 2011 – 2013. Kejaksaan Tinggi Jakarta mengantongi 2 alat bukit yang kuat untuk menetapkan  Dahlan Iskan sebagai tersangka.

“Berdasarkan dua alat bukti, tim penyidik menyatakan bahwa saudara Dahlan Iskan telah memenuhi syarat untuk menjadi tersangka,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Adi Toegarisman, dalam jumpa pers pada Jumat (5/6) sore.

Dua Alat bukti yang dimaksud adalah, dokumen pengadaan dan keterangan para saksi yang mengarah kepada Dahlan.

Kepala Kejati Jakarta mengatakan, Dahlan ditetapkan sebagai tersangka sebagai kuasa pengguna anggaran dalam kasus dugaan korupsi pembangunan 21 gardu induk tersebut.

Sesuai laporan audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tahun 2014 terhadap proyek senilai Rp1,06 triliun ini. BPKP menyebut dalam proyek ini negara dirugikan sebesar Rp 33 Miliar.

Kejaksaan Menemukan banyak sekali kejanggalan dalam proyek ini, antara lain ketika penandatanganan kontrak pembangunan gardu induk pada 2011, lahan proyek belum dibebaskan. Hingga tenggat proyek berakhir pada 2013, hanya lima gardu yang dapat dibangun oleh pihak rekanan PT PLN.

Dengan dijadikannya Dahlan Iskan sebagai tersangka, berarti sudah 4 figur dalam Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono yang ditetapkan tersangka terkait korupsi.#

Facebook Comments