SatuNusaNews – Delegasi Forum Indonesia Peduli Syam (FIPS) tadi malam waktu Istanbul sempat ditahan selama 4 jam oleh pihak kepolisian Turki setelah sebelumnya dipaksa turun dari pesawat saat hendak menuju Hatay,perbatasan Turki dan Suriah.

Mustofa Nahrawardaya, salah satu peserta delegasi mengatakan kepada tim SatuNusaNews lewat telepon pukul 08.00 WIB (pukul 04.00 waktu Istanbul) bahwa keadaan sudah aman dan seluruh rombongan dalam keadaan baik.

“Rombongan sempat ditahan selama 4 jam dan diinterogasi,namun sekarang sudah selesai”, kata Mustofa.

“Kami ditahan karena ada pelaporan bahwa kami membicarakan tentang ISIS padahal tidak ada satupun dari kami yang membicarakan itu selama di perjalanan (pesawat-red)”, ujarnya.

Menurutnya setelah dijelaskan,akhirnya pihak kepolisian bagian terorisme Turki mengijinkan rombongan untuk berangkat ke Hatay namun tidak menjamin keselamatan akibat hal-hal yang tidak dapat diduga.

Menurut Mustofa,setelah berdiskusi dengan KJRI akhirnya rombongan tidak jadi bertolak ke Hatay.

“Setelah berdiskusi akhirnya kami memutuskan tidak jadi ke perbatasan karena alasan keselamatan. Dan menurut mereka jika mau memberi bantuan harus melalui Pemerintah,bukan perorangan “, kata Mustofa.

“Kita ngga tau apakah Pemerintah sudah ada lembaga resmi untuk itu,namun sebenarnya kami ingin memberikan langsung kepada pengungsi Suriah”, kata Mustofa lagi.

Menurut Mustofa,akhirnya rombongan diantar oleh KJRI kembali ke apartemen dan tiba di apartemen pukul 06.00 waktu Istanbul.

Kepada tim SatuNusaNews melalui telepon, Mustofa mengatakan bahwa rombongan akan bersiap-siap kembali untuk meneruskan agenda perjalanan kemanusiaan ini ke agenda berikutnya.#

 

 

 

Facebook Comments