SatuNusaNews – Rombongan Delegasi Forum Peduli Syam (FIPS) sebanyak 10 orang dipaksa turun dari pesawat saat hendak ke Provinsi Hatay, Turki. Padahal rombongan tersebut hendak mengirimkan bantuan terhadap pengungsi di Suriah.

Saat pesawat siap lepas landas, tiba-tiba diumumkan ada gangguan dengan pesawat dan diminta harap maklum. Pesawat kembali ke apron atau parkir pesawat.

Sekitar satu jam menunggu, namun belum ada kepastian pesawat lepas landas menuju provinsi yang berbatasan dengan Suriah itu. Tiba-tiba, pintu pesawat dibuka dan beberapa orang dari pihak keamanan pesawat masuk dan berbicara dengan pramugari termasuk masuk ke dalam kokpit dan bicara dengan pilot‎.

Tak hanya itu, sekitar 3 orang polisi berseragam dan membawa pistol naik tangga ke pintu pesawat. Mereka tampak berbincang dengan bahasa Turki dan tampak membicarakan soal manifest penumpang yang dipegang pramugari.

Rombongan dipaksa turun dari pesawat dan diminta masuk ke dalam bis. Dari dalam bus mulai ditanya-tanya tentang tujuan keberangkatan ke Hatay. Sekitar setengah jam kemudian, rombongan digiring ke ruang kepolisian bandara. Baik polisi dan pihak keamanan menanyakan tentang tujuan keberangkatan.

Mustofa Nahrawardaya ,salah satu peserta rombongan memberitahukan kepada tim SatuNusaNews pukul 4.00 WIB dan mengatakan minta doa agar rombongan diberikan keselamatan.#

 

 

 

Facebook Comments