AdalahPay
SatuNusaNews – Sehari sebelumnya publik dikejutkan dengan pertemuan Badan Eksekutif  Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) yang menerima undangan makam malam dari Jokowi di Istana Negara kemudian foto bersama dengan Presiden.
Banyak yang mencibir pertemuan tersebut namun BEM SI bersikukuh tetap dengan pendapatnya dan sekarang mereka harus malu sendiri setelah Presiden mambatalkan dialog kini mereka rame – rame teriak jika Jokowi Bohong.
Ada kisah menarik ketika aksi demo di depan istana pada tanggal 21/5 ketika itu kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang telah melancarkan aksi demo selama 3 hari di depan istana terus menyuarakan tuntutan mahasiswa, kemudian pada hari itu pula BEM SI juga melakukan aksi yang sama disana.
Seperti yang kami kutip dari Ketua DPD IMM Jawa Barat Robby Karman ketika menjelang maghrib Istana mengutus Kepala Staff  Kepresidenan Luhut Panjaitan mewakili Presiden Jokowi untuk menemui mahasiswa di depan istana, Luhut langsung menaiki mobil pendemo dan sambil dielu -elukan oleh aktifis BEM SI namun kader IMM meneriaki Luhut yang hanya sekedar pencitraan , kemudian sempat bersitegang antara kader IMM yang tak mau ada Luhut disana dan aktifis BEM SI yang mendukung Luhut menyampaikan orasi.
Karena sudah waktu maghrib kemudian kader IMM memilih untuk kumandangkan adzan dan bersiap sholat maghrib seperti foto yang telah beredar di media sosial, ketika kader IMM sedang sholat maghrib di depan istana di waktu dan tempat yang sama Luhut Panjaitan beserta BEM SI melanjutkan orasi dan menyanyikan lagu – lagu mahasiswa.
“Dan di penghujung aksi, Presiden berjanji melalui  Luhut Binsar Panjaitan, menyampaikan bahwa akan diadakan dialog terbuka dengan mahasiswa pada hari Senin 25 Mei. Dialog untuk membahas tuntutan yang disampaikan oleh BEM SI dan dijanjikan akan langsung direspon oleh Presiden,” katanya.Namun yang terjadi kemarin melalui Mensesneg, Presiden menyampaikan bahwa beliau tidak bisa menemui mahasiswa karena sudah punya agenda lain dan akan mengagendakan di lain waktu. Dialog penting tersebut dengan serta merta dibatalkan oleh Presiden. Jokowi kembali berbohong!” tukasnya.

BEM SI yang ketika hari itu mengelu – elukan Luhut Panjaitan kini harus gigit jari karena semua janji itu tak ditepati, dan bagi kader IMM peristiwa ini semakin meneguhkan konsistensi mereka terhadap independensi mahasiswa yang tidak mudah tergoda dengan rayuan penguasa serta membuktikan Sholat mampu menyelamatkan mereka dari janji kosong penguasa. #
Sumber : Web Sang Pencerah – The Muhamamadiyah Post
Facebook Comments