SatuNusaNews – Gerakan menghancurkan kekuatan politik Islam sepertinya tidak lagi bisa dianggap enteng. Setelah PKS yang dibusukkan dengan isu rasial dan demo anarkis, kini PKB menjadi sasaran pembusukan terbaru di di tengah persiapan Muktamar Nahdathul Ulama (NU).

Menjelang Muktamar Nahdatul Ulama (NU) ke-33 di Jombang ditemui stiker yang memojokkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bertebaran di Surabaya pada Rabu (27/05).

Terlihat dari kalimat di stiker, kelompok pengecut sepertinya ingin membenturkan PKB dengan NU. Mengingat hampir sebagian besar panitia muktamar NU di Jombang adalah pengurus DPW PKB Jatim.

Black Campain tersebut berupa stiker yang bertuliskan “PKB dalam Muktamar NU ke-33 akan memilih Tokoh Syiah bukan Ahlusunnah Annahdliyah. Perlukah warga Nadliyin memilih PKB”.

Menurut Mohammad Rahman, salah satu warga Nadliyin yang menerima stiker tersebut mengaku kalau dirinya mendapatkan stiker tersebut dari seseorang yang tidak dikenalnya saat melintas di jalan raya “Stiker itu dibagikan begitu saja. Begitu sudah habis, pembaginya langsung pergi,” kata warga Krembangan Surabaya ini.

Sementara itu, Sekretaris DPW PKB, Thorikul Haq memastikan serangan terhadap PKB tersebut salah sasaran “Yang muktamar itu warga NU dan yang melakukan memilih ketua umum PB NU itu adalah warga nadliyin juga. PKB tidak ikut dukung mendukung. Berarti salah sasaran,” pungkas pria yang juga anggota DPRD Jatim ini.

Sebelumnya, PKS telah menghadapi terpaan fitnah dengan menyebarkan isu bahwa PKS akan melakukan aksi demonstrasi menjatuhkan Jokowi. Bahkan dibumbui dengan isu rasial serta ajakan melakukan aksi anarkis menebar kebencian pada etnis tertentu. (Baca: Ada Upaya Penggiringan Opini Pembusukan PKS#

Facebook Comments