SatuNusaNews – Posisi rupiah melemah lagi, berdasarkan kurs tengah bank Indonesia, rupiah berada di level Rp. 13.203 per dolar AS. Sementara di pasar spot, sempat berada di posisi Rp. 13.218 per dolar AS.

Menurut Dekan fakultas Ilmu Administrasi Bisnis dan Ilmu Komunikasi Universitas Atma Jaya, Antonius Prasetyantoko, seharusnya pemerintah dapat memacu nilai rupiah dengan percepatan pembangunan infrastruktur dan realisasi belanja pemerintah yang membuat perekonomian Indonesia membaik.

Menurutnya lagi, tren pelemahan rupiah ini akan masih berlangsung sekalipun bank sentral telah melakukan intervensi.

“Sebenarnya melakukan intervensi dengan menguras cadangan devisa tidak apa-apa selama ada devisa yang masuk. Problemnya itu, apakah ada devisa yang masuk atau tidak?” jelasnya seperti di kutip dari laman CNN.

Masalahnya sumber devisa bagi suatu negara sangat bergantung dengan kondisi ekonomi negara yang bersangkutan. Apabila pemerintah belum menunjukkan kinerja yang maksimal maka akan sulit rupiah menembus target Rp. 12.500. #

Facebook Comments