AdalahPay

SatuNusaNews – Harga Bahan Bakar Minyak(BBM) non subsidi beroktan 92 atau Pertamax naik menjadi Rp 9.300 per liter.  Dengan kenaikkan Sebesar Rp 500 rupiah ini, ternyata  harga Pertamax masih lebih tinggi dibanding dengan BBM Swasta dengan kadar yang sama.

Kenaikkan ini pun mendapat beragam tanggapan, salah satunya Rani. Rani merasa heran kenapa harga pertamax bisa lebih mahal dibanding  BBM yang setara di SPBU swasta.

“Saya beli pertamax Rp 9300, tapi di shell td saya lihat masih Rp 9100, padahal itu SPBU asing” terang Rani saat ditemui di SPBU didaerah tanah abang.

Berbeda dengan para konsumen, Mentri ESDM Sudirman Said meminta agar Masyarakat jangan mengeluh tentang tingginya harga BBM non subsidi. Karena menurut Beliau biarlah itu urusan Badan Usaha, jika Pertamania berani jual mahal, berarti pasarnya ada.

 

“Pertamax, pertalite, itu urusan badan usaha, biarkan mereka bersaing. Kalau Pertamina berani jual lebih tinggi dibandingkan perusahaan swasta, berarti pasarnya ada,” kata Sudirman Said saat menanggapi pertanyaan media di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Minggu (31/5/2015).

Menurut Sudirman, Konsumen Pertamax itu kelas menegah keatas, jadi kenaikkan Rp 500 per liter tidak akan berpengaruh. Jadi tidak perlu mempermasalahkan dan membuat repot Negara.

“Yang beli pertamax itu biasanya orang kaya. Jadi janganlah ikut merepotkan Pertamina dan negara. Kasihan,” ujar Sudirman.

Sudirman mengatakan, konsumsi Pertamax terbilang kecil, hanya sekitar lima persen. Sebaiknya, orang tidak melebih-lebihkan kenaikan harga Pertamax kali ini.

Tidak hanya Pertamax, BBM non subsidi beroktan 95 yaitu Pertamax Plus juga mengalami kenaikan harga dari Rp 10.050 per liter menjadi Rp 10.200 per liter. Kenaikkan harga itu berlaku Sabtu, 30 Mei 2015 pukul 00.00.

Sementara itu dilansir dari situs resmi Shell, SPBU milik perusahaan Belanda tersebut menjual harga BBM jenis Super atau setara Pertamax sekitar Rp 9.100 per liter, Shell V-Power dibanderol Rp 10.300 per liter dan Shell Diesel Rp 11.800 per liter.#

Facebook Comments