SatuNusaNews – Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengintruksikan Jajaran di Kabupaten Purwakarta untuk memberantas peredaran dan penjualan CD,DVD dan VCD bajakan.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Purwakarta menggelar operasi simpatik kepada seluruh pedagang CD,VCD dan DVD, Selasa (26/5). Pemkab memperingatkan para pedagang tidak menjual dan mengedarkan barang bajakan atau ilegal di daerah Purwakarta.

Tidak hanya pelarangan barang ilegal, Satpol PP juga menghimbau kepada seluruh pedagan agar membuat izin tempat usaha sesuai dengan peraturan daerah.

Dedi Mulyadi juga menginstruksikan kepada para Kades, RT, RW untuk mengawasi peredaran VCD bajakan di wilayah masing-masing.

“Jika di wilayah mereka terdapat pedagang VCD bajakan kami tak segan-segan memberikan sanksi. Sanksinya, gaji mereka tidak akan dibayar selama tiga bulan,” ungkap Dedi seperti dikutip dari RmolJabar.com .

Kegiatan ini bertujuan untuk melindungi hak cipta para musisi. Sehingga seni musik di indonesia bisa berkembang ke kancah internasional.

“Kemudian larangan penjualan VCD bajakan ini akan dituangkan dalam peraturan bupati (Perbup). Jadi, ke depan Purwakarta harus bebas dari penjual cakram bajakan,” tukasnya.

Dalam Kegiatan ini, Kabid Trantibum Satpol PP Purwakarta Aulia Pamungkas mengerahkan jajaran Satpol PP di beberapa titik untuk dilakukan sosialisasi terlebih dahulu.

“Kami baru sebatas melakukan operasi simpatik. ke depan di Purwakarta akan ada larangan menjual hal-hal yang berbentuk bajakan,” ujar Aulia.

Surat imbauan kepada para pedagang ini merujuk pada Undang-Undang No 28/2014 Tentang Hak Cipta, serta Perda Kabupaten Purwakarta No 15/2007 tentang Retribusi Izin Usaha Pedagangan.

“Selain itu, tempat usaha mereka harus memiliki izin sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ungkapnya.

Penertiban akan dilakukan dalam waktu tujuh hari kerja, mulai dari daerah perkotaan hingga ke pelosok desa dan kelurahan se-Purwakarta.

“Adapun penertiban, akan dilakukan tujuh hari kerja setelah imbauan ini disosialisasikan. Sosialisasi hari ini, baru dilakukan di wilayah perkotaan. Selain kepada para pedagang, surat imbauan ini juga akan disebar ke setiap kecamatan, desa/kelurahan yang ada,” paparnya.#

Facebook Comments