AdalahPay

SatuNusaNews – Usman Abdullah, walikota Langsa, mengatakan bahwa anggaran mereka untuk pengungsi sangat terbatas.

“Bantuan untuk pengungsi kita ambil dari dana pemerintah daerah, tapi kita tak punya anggaran darurat. Jadi sangat terbatas juga, karenanya kita ambilkan dari sumber dana yang lain,” kata Usman Abdullah.

Karena tidak ada alokasi khusus bagi orang-orang Rohingya ini ia khawatir “nanti muncul dugaan penyalahgunaan anggaran”.

Saat ini pemerintah daerah kota Langsa akan mengalami kesulitan keuangan dalam menangani sekitar 1.500 warga Rohingya yang terdampar di kota itu jika tak segera mendapat bantuan dari pemerintah pusat.

Menurut Wali Kota Langsa Usman Abdullah, beberapa lembaga sudah mengatakan akan membantu, namun belum direalisasikan.

Ia juga menyebut belum ada keterlibatan pemerintah pusat dalam menangani pengungsi di Langsa ini.#

 

 

 

 

Facebook Comments