PERSONEL Polres Aceh Barat memperlihatkan barang bukti dan dua tersangka pembobol brankas Bank Danamon KCP Meulaboh, masing-masing Ade Fitriadi Saputra (baju merah) dan rekannya Hijrah (baju hitam tengah), di Mapolres Aceh Barat, Sabtu (2/5). Photo: Serambi Indonesia
AdalahPay

SatuNusaNews – Kepolisian Resor Aceh Barat berhasil mengungkap tindak pencurian di Bank Danamon KCP Meulaboh. Kecurigaan polisi bahwa pelakunya adalah orang dalam terbukti dengan ditangkapnya petugas keamanan dan supir bank swasta dengan barang bukti uang tunai hasil pencurian tersebut.

Sabtu (02/05) dini hari pelaku ditangkap di daerah Sumbul, Kab Dairi Propinsi Sumatera Utara dalam usahanya melarikan diri. Kedua tersangka masing-masing AFS dan H, yang tak lain adalah Satuan Pengamanan (satpam) dan sopir bank swasta yang berlokasi di Jalan Nasional, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, Aceh Barat itu.

Polisi berhasil menangkap dua tersangka pembobol Bank Danamon KCP Meulaboh, yang berupaya melarikan diri ke Medan, Sumatera Utara (Sumut) pada Sabtu (2/5) dini hari kemarin. Demikian dikutip dari Serambi Indonesia.

Kapolres Aceh Barat AKBP Faisal Rivai SIK menjelaskan, kedua tersangka ditangkap ketika sedang berupaya melarikan diri dengan mobil rental di kawasan Sumbul, Kabupaten Dairi, Sumut. “Dari tangan kedua tersangka, petugas kita menyita uang tunai sebesar Rp 110 juta yang diduga hasil dari kejahatannya itu,” katanya kepada sejumlah wartawan di Meulaboh, Sabtu (02/05) siang.

Didampingi Kasat Reskrim AKP Aris Kurniawan dan KBO Reskrom Iptu Jon Darwin, lebih lanjut Faisal Rivai menjelaskan, sebelum berhasil ditangkap, polisi yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terus melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk sopir mobil guna mencari keberadaan dua pelaku pembobol brankas Bank Danamon KCP Meulaboh itu.

Hasilnya, kedua pelaku yakniAFS dan H berhasil ditangkap setelah polisi mendapatkan informasi bahwa ada dua orang pria yang memesan satu unit mobil rental jenis Kijang Innova dengan tujuan ke Medan, Sumut. Bahkan kedua pelaku melarang pemilik mobil travel untuk mengangkut penumpang lainnya, serta menargetkan mereka bisa tiba di Medan sekitar pukul 04.00 WIB pagi.

Berbekal informasi itu, polisi kemudian langsung melakukan pengejaran guna memburu pelaku. “Dalam waktu sekitar delapan jam setelah mendapatkan informasi, kedua pelaku akhirnya berhasil ditangkap setelah dibantu oleh tiga orang sopir mobil yang berpura-pura menumpang mobil yang ditumpangi pelaku di kawasan Pak-pak Barat, Sumut,” kata Kapolres Faisal Rivai. #

 

Facebook Comments