AdalahPay

SatuNusaNews – Kepemimpinan Dedi Mulyadi sebagai bupati purwakarta memang diakui sebagian kalangan terbilang sukses, tak terkecuali bagi Netizen yang ramai membicarakannya lewat media sosial twitter, Senin siang 11 Mei 2015.

Beberapa Netizen yang berasal dari beberapa kabupaten tetangga meminta Dedi untuk memimpin di daerahnya masing-masing. Berawal dari cuitan berbahasa Sunda milik akun twitter @yandiimagie yang meminta Dedi via mention ke akun pribadi Dedi mulyadi untuk mencalonkan menjadi Walkot Bogor.

“@DediMulyadi71 cobi pa engke mah nyalon janten Walkot Bogor. Bogor darurat budaya sunda (coba Pak nanti mencalonkan jadi Walkot Bogor. Bogor darurat budaya Sunda.”, cuitan warga Bogor ini mendapat balasan singkat dari bupati yang terkenal nyentrik dengan balutan ikat kepala ini, “Teu tiasa atuh (Enggak bisa dong).” Tulis Dedi.

Jawaban singkat Dedi ini kembali mendapat tanggapan Netizen lainnya. Akun komunitas supporter bola persib, @Supermaung seolah menegaskan pernyataan Yandi.
“Bogor darurat budaya Sunda. Asli leres pisan. (Bogor darurat budaya Sunda. Asli betul sekali”. Akun milik Rini @RiniartiDr menimpali yang meminta Dedi untuk jadi Bupati Subang, “Bupati subang aja Pak @Dedimulyadi71″, Tulisnya.

Kembali Dedi hanya menjawab, “Ngak Bisa, Pak Bupati Subang Juga Bagus.” balas Dedi. Namun lagi-lagi Netizen rupanya cukup penasaran. Akun milik Dede Mulyana warga Cikampek Karawang, @d_mulyana malah meminta Dedi pimpin karawang, “@DediMulyadi71 @yandiimagie Karawang weh pa, tata kotana,meuni paktulisak… (Karawang aja Pak, Tata kota nya semrawut)” cuit Dede.

Kembali Netizen lainnya, akun @irudpencet milik Lesmana mempertegas keinginan Dede agar Dedi bisa pimpin Karawang, “he’e bner pak nyalonkeun k Karawang atuh, biar krawang alus jiga purwakarta (iya betul pak nyalonin ke Karawang aja, biar Karawang bagus kaya purwakarta)”, cuit Lesmana.

Kali ini Dedi menjawab singkat cuitan Dede dan Lesmana dengan menjelaskan kalau dirinya sudah tidak bisa lagi mencalonkan sebagai kepala daerah setingkat bupati atau wali kota. “Teu tiasa tos Periode ka 2 (nggak bisa sudah periode ke 2)”, jelas Dedi.

Namun lagi-lagi penjelasan Dedi ini tak mampu membuat followernya mengerti. Terbukti, akun milik Azzam @azzam_assidiqie, warga puncak Cipanas cianjur malah meminta Dedi menjadi Bupati Cianjur pada Pilkada Cianjur Desember mendatang.

“Janten bupati cianjur We pa  (jadi bupati cianjur aja pa” cuit Azzam sembari membubuhkan emoticon (simbol) senyum lebar ini.

Dedi pun nampaknya tak lelah terus menjawab Netizen ini dengan mengatakan hal yang sama. “Sami teu tiasa tos periode ka 2 (sama tidak bisa sudah periode ke 2″, balasnya.

Entah kenapa, alasan Dedi ini lagi-lagi mendapat ‘serangan’ cuitan bernada penasaran sebagian Netizen. Akun milik Teguh Setiawan warga Karawang, @prof_06130 membalas cuitan Dedi tadi dengan meminta Dedi untuk untuk jadi gubernur.

“@DediMulyadi71 jadi gubernur weh pa supya majuken jawa barat (jadi gubernur aja pa supaya majukan jawa barat)”, cuit Teguh seolah mendikte Dedi.

Cuitan Teguh juga mendapat penegasan dari Azzam, “@DediMulyadi71 mening gubernur hela Kang meh Mensejahterakan rakyat jbar hela. (Mending gubernur dulu Kang supaya Mensejahterakan rakyat Jabar dulu.)” cuit Azzam.

Kali ini Dedi menjawab dengan alasan masih ada waktu sekitar 3 tahun kepemimpinannya di Purwakarta untuk mengistimewakan warga purwakarta. “Urang Istimewakeun Pwk heula “@azzam_assidiqie: @supermaung @KebodoranHidup”, balas Dedi.

Rupanya obrolan menarik Netizen dengan bupati Dedi ini buah manis dari sepak terjangnya memimpin kabupaten kedua terkecil di jawa barat ini. Hal ini dapat dilihat dari berbagai pembangunan infrastruktur, pelayanan publik hingga pembangunan mental masyarakat bervisi purwakarta berkarakter yang menjadi fokus kinerja Dedi selama 7 tahun lebih 3 bulan memimpin Purwakarta.#

 

Sumber : Humas Purwakarta

Facebook Comments