AdalahPay

SatuNusaNews – Salah satu tempat yang menarik di Makasar adalah Masjid Terapung Amirul Mukminin. Masjid ini diresmikan pada tahun 2012 oleh Jusuf Kalla. Namun yang menjadi janggal, karena masjid tersebut bersebelahan dengan sebuah café yang memiliki fasilitas lounge.

Tentu saja keberadaan café tersebut mengundang kontroversi warga, karena menurut salah satu warga, café itu identik dengan penjualan miras dan tempat “hang out” muda mudi yang sangat bebas. Padahal seharusnya ada Peraturan Daerah yang mengatur tentang tempat-tempat hiburan yang tidak boleh berdekatan dengan sarana sekolah maupun sarana ibadah.

Seperti yang dikutip dari laman liputan6.com, anggota DPRD Kota Makassar yang juga mantan Ketua Pansus Perda Miras HM Yunus mengatakan, hal pertama yang harus dilakukan pengusaha adalah mentaati peraturan zonasi yang berlaku. Yakni larangan menjual minuman keras di sekitar sekolah, tempat ibadah, dan sekitar permukiman warga.

“Intinya tidak boleh berada di tempat-tempat yang mudah ditemui atau sekitar publik space,” lanjut Yunus.#

 

Facebook Comments