AdalahPay

SatuNusaNews – Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (5/5/15).

Penahanan tersebut dinilai menjadi pukulan telak buat Demokrat jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015. Partai Demokrat akan semakin disorot publik karena dinilai tidak mampu secara mumpuni membangun citra partai yang sempat terpuruk karena kader-kadder sebelumnya yang sudah ditahan.

Jero selaku Menteri diduga memperkaya diri sendiri atau orang lain atau penyalahgunaan wewenang terkait anggaran di Kemenbudpar sehingga diduga merugikan negara hingga sekira Rp7 miliar.

Namun sebelumnya , Jero mengaku menolak untuk menandatangani berita acara penahanan yang disodorkan oleh penyidik KPK. Menurut dia, dirinya selama ini selalu bersifat kooperatif, sehingga tak perlu dilakukan penahanan.

Pada saat proses, Jero Wacik dua kali mangkir dari panggilan penyidik KPK untuk diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi saat menjabat Menteri Kebudayaan dan Pariwisata periode 2008-2011. Dia juga mangkir dari panggilan KPK terkait dugaan pemerasan sewaktu menjabat Menterian ESDM tahun 2011-2013.#

Facebook Comments