PERSONEL Polres Aceh Barat memperlihatkan barang bukti dan dua tersangka pembobol brankas Bank Danamon KCP Meulaboh, masing-masing Ade Fitriadi Saputra (baju merah) dan rekannya Hijrah (baju hitam tengah), di Mapolres Aceh Barat, Sabtu (2/5). Photo: Serambi Indonesia
AdalahPay

SatuNusaNews – Kapolres Aceh Barat AKBP Faisal Rivai SIK menjelaskan kronologi pembobolan Bank Danamon KCP Meulaboh yang dilakukan oleh petugas keamanan dan supir bank itu sendiri. Hingga saat ini polisi masih terus mengembangkan pemeriksaan untuk menemukan apakah ada tersangka lain selain A dan H.

Seperti dikutip dari Serambi Indonesia, Faisal Rivai menjelaskan kronologis kejadiannya. Sebelum melakukan aksi kejahatannya, pelaku masing-masing A dan H yang merupakan satpam dan sopir di PT Bank Danamon KCP Meulaboh, pada Kamis (30/04) siang sempat meminjam peralatan las pada sebuah bengkel milik Ateng yang berdomisili di Meulaboh, Aceh Barat.

Setelah meminjam peralatan itu, kata kapolres, A yang harusnya bertugas melakukan penjagaan pada Jumat (1/5) sore malah meminta kepada seorang rekannya yang lain untuk masuk kerja sejak Kamis (30/4) sore dengan alasan dirinya bisa sekalian libur panjang, karena kebetulan pada Jumat esoknya ia terdapat jadwal jaga.

Tanpa merasa curiga, rekan pelaku akhirnya menyetujui bahwa tugasnya digantikan oleh A. Namun setelah bank tutup pada Kamis sore, pelaku A dan H justru memulai aksinya dengan cara memasok peralatan las yang dipinjam dari sebuah bengkel di Meulaboh, guna membobol brankas bank yang terdapat di sebuah ruangan berlokasi di lantai dua bank.

Aksi pembobolan tersebut tak dilakukan sendiri oleh A, melainkan ia turut dibantu oleh H. Aksi yang mereka lakukan ini tergolong mulus, karena jadwal tugas A yang harusnya dilakukan pada Jumat (1/5) pagi, malah lebih lama lantaran ia masuk pada Kamis (30/4) sore, sehingga keduanya dengan leluasan membobol brankas tempat penyimpanan uang.

“Usai berhasil membuka pintu penyimpanan brankas, pelaku membobol filling cabinet pertama dengan cara dilas. Bahkan filing cabinet kedua dibuka menggunakan kunci yang terdapat di luar kamar brankas setelah sebelumnya merusak tempat penyimpanan kunci,” kata Kapolres Faisal Rivai.

Usai melakukan aksinya, kedua pelaku berupaya melarikan diri dengan menumpang mobil yang dirental pada sebuah travel menuju ke Medan, Sumut. Namun langkah keduanya terhenti, setelah berhasil ditangkap di kawasan Sumbul, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara. “Kasus ini masih kita selidiki, karena masih banyak fakta yang belum terungkap,” pungkas Kapolres Aceh Barat Faisal Rivai.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bank Danamon KCP Meulaboh dibobol oleh pegawai bank itu sendiri yang bertugas sebagai petugas keamanan dan supirnya. Kedua pelaku ditangkap di daerah Dairi Sumatera Utara dalam usahanya melarikan diri. Pelaku ditangkap dengan barang bukti yang sekitar 110 juta rupiah.

Facebook Comments