AdalahPay

SatuNusaNews – Menarik untuk disikapi terhadap  kedua “Panglima” ini. Pada Jumat lalu, Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko menyatakan bahwa Indonesia tidak akan membiarkan pengungsi Rohingya masuk ke wilayah Indonesia.

“Urus masyarakat Indonesia sendiri saja tidak mudah, jangan lagi dibebani persoalan ini,” kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat.

Sementara itu “Panglima Laut Aceh” yaitu julukan salah seseorang sesepuh nelayan Aceh ,Yahya Hanafiah mengatakan meminta para nelayan Aceh untuk menyelamatkan para pengungsi yang terdampar di laut.

Panglima Laut tersebut menyerukan kepada nelayan Aceh untuk merasa terpanggil untuk membantu para pengungsi yang sebagian merupakan umat Islam Rohingya dari Myanmar.

“Kami mendengarkan teriakan Allahu Akbar dan sebagian laki-laki terjun ke laut, untuk mencapai kapal kami,” jelas Ar Rahman salah seorang nelayan.

Dia mengatakan ratusan pengungsi berada di kapal yang oleng ketika dia dan nelayan lainnya mencapai lokasi setelah menerima informasi dari radio komunikasi antar pelaut.

“Kami meminta nelayan di Aceh untuk menyelamatkan mereka demi kamanusiaan, karena kan kita hidup berputar, nanti siapa tahu kita yang membutuhkan,” jelas Yahya.

Ratusan pengungsi yang ditempatkan di gudang Pelabuhan Kuala Langsa Aceh ini berasal dari kapal yang terombang ambing di laut setelah ditolak masuk ke oleh Angkatan Laut Indonesia.#

 

Facebook Comments