Manfaat Demam
AdalahPay

Kalau soal penyakit Demam, sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat kita. Hampir setiap orang pasti pernah terserang Demam. Biasanya kalau demam ditandai dengan badan yang terasa panas, otot sakit-sakit, pusing dll. Sesungguhnya Demam itu bukanlah Penyakit, tetapi tanda bahwa tubuh telah terinfeksi suatu organisme penyakit. Suhu tubuh yang normal adalah antara 36ºC sampai 37 ºC. Kalau sedang demam bisa mencapai lebih dari 39ºC.

Penyebab Demam biasanya karena terinfeksi kuman, bakteri, parasit dan virus.  Demam juga bisa disebabkan oleh faktor non infeksi seperti kompleks imun, atau inflamasi (peradangan) lainnya. Singkat cerita, menurut thibbun.com begitu seseorang terinfeksi, maka sel darah putih atau leukosit melepaskan zat penyebab demam pirogen endogen yang selanjutnya memicu produksi prostaglandin E2 di hipotalamus anterior, yang kemudian meningkatkan nilai-ambang temperatur dan terjadilah demam. Selama demam, hipotalamus cermat mengendalikan kenaikan suhu sehingga suhu tubuh jarang sekali melebihi 41ºC. Demam yang sangat tinggi antara 39,4ºC – 41,1ºC dapat menyebabkan halusinasi, kebingungan, mudah marah, bahkan kejang-kejang.

Demam Panas diatas 42ºC bisa menyebabkan kerusakan saraf, meskipun sangat jarang terjadi, dapat juga dapat mengakibatkan Dehidrasi dan kekurangan oksigen. Yang perlu diWaspadai adalah Demam yang menyerang Anak-anak, khususnya Balita.

lalu apa keuntungan dari Demam ? Beberapa bukti penelitian ‘in-vitro’ yang tidak dilakukan langsung terhadap tubuh manusia, menunjukkan fungsi pertahanan tubuh bekerja baik pada temperatur demam, dibandingkan suhu normal. IL-1 dan pirogen endogen lainnya akan “mengundang” lebih banyak leukosit dan meningkatkan aktivitas mereka dalam menghambat pertumbuhan mikroorganisme. Demam juga memicu pertambahan jumlah leukosit serta meningkatkan produksi/fungsi interferon (zat yang membantu leukosit memerangi mikroorganisme).

lalu apa keuntungan lain dari Demam ? khususnya bagi orang Dewasa, dengan catatan seseorang itu menderita demam bukan karena Penyakit berbahaya.

Dipercaya Demam panas dapat meluruhkan lemak-lemak yang teroksidasi/melekat pada dinding pembuluh darah.

tahap_aterosklerosis

Dikutip dari medicastore.com, Timbunan lemak di dalam lapisan pembuluh darah (plak kolesterol) membuat saluran pembuluh darah menjadi sempit sehingga aliran darah kurang lancar. Lapisan lemak yang melekat ini akan berakibat fatal apabila tidak segera ditangani, pembuluh darah jadi sempit dan dapat menyumbat secara total (aterosklerosis). Jika aterosklerosis terjadi di dalam arteri yang menuju ke otak (arteri karotid), maka bisa terjadi stroke. Jika terjadi di dalam arteri yang menuju ke jantung (arteri koroner), bisa terjadi serangan jantung.

Nah !, disinilah manfaat Demam itu, dengan panas tubuh yang terjadi, lemak-lemak yang melekat pada dinding pembuluh darah dapat luruh, seperti karat-karat besi yang di Kir..

Dari Jabir bin Abdullah radhiallahu anhuma bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam datang berkunjung ke rumah Ummu Sa`ib atau Ummu Musayyab, maka beliau bertanya:
مَا لَكِ يَا أُمَّ السَّائِبِ أَوْ يَا أُمَّ الْمُسَيَّبِ تُزَفْزِفِينَ قَالَتْ الْحُمَّى لَا بَارَكَ اللَّهُ فِيهَا فَقَالَ لَا تَسُبِّي الْحُمَّى فَإِنَّهَا تُذْهِبُ خَطَايَا بَنِي آدَمَ كَمَا يُذْهِبُ الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ
“Ada apa denganmua wahai Ummu Sa`ib -atau Ummu Musayyab- sampai menggigil begitu?” Dia menjawab, “Demam! Semoga Allah tidak memberkahinya.” Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Janganlah kamu mencela penyakit demam, karena dia dapat menghilangkan kesalahan (dosa-dosa) anak Adam, seperti halnya kir (alat peniup atau penyala api) membersihkan karat-karat besi.” (HR. Muslim no. 4575)

dan seperti gugurnya daun-daunan dari Pepohonan serta terhapusnya dosa-dosa, Inshaa Allah..

Dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu dia berkata: Aku pernah menjenguk Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ketika sakit, sepertinya beliau sedang merasakan rasa sakit yang parah. Maka aku berkata:
إِنَّكَ لَتُوعَكُ وَعْكًا شَدِيدًا قُلْتُ إِنَّ ذَاكَ بِأَنَّ لَكَ أَجْرَيْنِ قَالَ أَجَلْ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يُصِيبُهُ أَذًى إِلَّا حَاتَّ اللَّهُ عَنْهُ خَطَايَاهُ كَمَا تَحَاتُّ وَرَقُ الشَّجَرِ
“Sepertinya anda sedang merasakan rasa sakit yang amat berat, oleh karena itukah anda mendapatkan pahala dua kali lipat.” Beliau menjawab, “Benar, tidaklah seorang muslim yang terkena gangguan melainkan Allah akan menggugurkan kesalahan-kesalahannya sebagaimana gugurnya daun-daun di pepohonan.” (HR. Al-Bukhari no. 5647 dan Muslim no. 2571)

Dari Abu Said Al-Khudri dan dari Abu Hurairah radhiallahu anhuma dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:
مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلَا وَصَبٍ وَلَا هَمٍّ وَلَا حُزْنٍ وَلَا أَذًى وَلَا غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ
“Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu kelelahan, atau penyakit, atau kehawatiran, atau kesedihan, atau gangguan, bahkan duri yang melukainya melainkan Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya karenanya.” (HR. Al-Bukhari no. 5642 dan Muslim no. 2573)

Facebook Comments