AdalahPay

SatuNusaNews – 192 Kepala Desa di Kabupaten Purwakarta dikerahkan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi untuk mengambil sample beras di pasar. Hal ini dilakukan Pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk mengantisipasi beredarnya beras plastik yang sedang marak.

Dedi mengintruksikan sidak dilakukan pada warung-warung kecil dan pasar swalayan. Agar sample didapat secara merata.

“Sudah saya intruksikan semua kepala desa untuk ambil sample beras, di pasar hingga warung-warung terkecil di kampung-kampung mereka. Catat nama pedagang dan nama warungnya,” ujar Dedi di Mesjid Agung Purwakarta, Jumat (22/5/2015).

Sample beras tersebut harus sudah terkumpul pekan ini. Meskipun Hari libur, Dedi perintahkan agar tetap mengambil sample beras. Nantinya sample yang sudah terkumpul akan dibawa ke laboratorium milik Pemerintah.

“Harus selesai dalam minggu ini juga, kalau tidak selesai hari ini, Sabtu dan Minggu besok meski libur harus tetap ambil sample, sampai beres, tidak ada libur akhir pekan sebelum ambil sample berasnya,” ujar Dedi.

Jika ditemukan beras berkualitas jelek atau beras plastik, maka pihak Pemkab akan langsung melaporkan ke pihak Kepolisian dan mencabut izin usaha distributor atau pedagang.

“Kalau terbukti ada yang menjual beras plastik, pemerintah akan mempidanakan, cabut izin usaha dan dilarang berjualan di Purwakarta,”┬átutup Dedi.#

 

 

Facebook Comments