AdalahPay

SatuNusaNews – Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi Akan datangi KPK untuk mengklarifikasi tentang pernyataan Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja yang mengatakan 43 Pejabat di jajaran Pemkab Purwakarta belum  melaporkan harta kekayaan atau LHKPN.

Menurut Dedi, pihaknya akan datang ke KPK pada Selasa,26 Mei 2015. Dedi mempertanyakan LHKPN yang mana yang belum diserahkan, padahal secara umum laporan tersebut sudah disampaikan.

“Hari selasa 26 Mei 2015 kami akan datang ke @KPK_RI untuk mempertanyakan LHKPN yang mana yang belum kami sampaikan krn scr umum sudah.” kata Dedi dalam Kultwitnya.

Dedi juga ingin mempertanyakan 43 pejabat yang wajib lapor. Menurutnya, jumlah pejabat yang wajib lapor berjumlah 40 orang, terdiri dari 30 pejabat eselon II,8 auditor pejabat fungsional,1 Bupati dan 1 Wakil Bupati.

Dalam Kultwitnya,Beliau menyampaikan secara umum semua sudah mengisi formulir LHKPN dan dapat dilihat di website KPK. Berikut kultiwit Dedi Mulyadi  dengan akun @DediMulyadi71 :

  1. Pejabat Pemda Purwakarta yang berkewajiban mengisi LHKPN terdiri dari 30 pejabat esselon II, 8 auditor pejabat fungsional
  2. juga satu orang bupati dan satu orang wakil bupati, jumlah totalnya adalah 40 orang
  3. secara umum semuanya sudah mengisi formulir isian LHKPN dapat dilihat di website
  4. adapun pengisian LHKPN terbaru diterima April 2015 akan diserahkan sesuai jadwal per tahap satu tgl 1 Juli 2015
  5. Adapun pernyataan wakil ketua dimedia yang menyatakan 43 pejabat Purwakarta blm satupun yang melaporkan LHKPN
  6. Hari selasa 26 Mei 2015 kami akan datang ke @KPK_RI untuk mempertanyakan LHKPN yang mana yang belum kami sampaikan krn scr umum sudah.#

 

 

Facebook Comments