SatuNusaNews – Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis lambatnya ekonomi Indonesia pada kuartal I berada di level 4,7 persen. Padahal target Presiden Joko Widodo sejak masa kampanye menjanjikan pertumbuhan ekonomi 7 persen.

Melambatnya pergerakan roda ekonomi membawa dampak bagi semua sektor di  Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat indeks tendensi bisnis pada triwulan I tahun 2015 sebesar 96,30. Menurut BPS angka itu berarti bahwa kondisi bisnis menurun dari kuartal sebelumnya, yang artinya pelaku bisnis lebih pesimis jika dibandingkan dengan triwulan IV tahun 2014 yang sebesar 104,07.

Menurut BPS, adanya penurunan kepercayaan pebisnis di Indonesia, dengan tercatatnya ada 10 lapangan usaha yang mengalami penurunan pada triwulan ke I 2015 ini.

Keadaan seperti ini jika tidak segera diantisipasi maka akan berdampak buruk bagi ketenagakerjaan di Indonesia, artinya karena bisnis lesu maka pengangguran akan semakin meningkat.#

Facebook Comments