AdalahPay

SatuNusaNews – Sepuluh Imigran Myanmar tewas dalam kapal yang terdampar di laut Andaman dalam sepekan terakhir. Mereka tewas akibat kekurangan makanan dan minuman di atas kapal. Seperti yang dikutip BBC ,mayat-mayat tersebut dibuang kelaut.

Kapal nelayan itu diketahui membawa sekitar 350 warga minoritas Muslim Rohingya. Di dalamnya terdapat 50 perempuan dan 84 anak-anak.

Mereka mengaku sudah tiga berada di laut. Kondisi para imigran mulai memburuk sepekan terakhir karena tak ada makanan dan minuman. Kondisi ini diperparah ketika kru kapal meninggalkan mereka di atas kapal tanpa mesin. Bahkan, mereka ada yang meminum air kencingnya sendiri guna menyambung hidup.

Rohingya adalah kelompok etnis minoritas Muslim yang tinggal di Myanmar. Di Myanmar, kebanyakan dari mereka menjadi sasaran kerja paksa dan secara rutin dianiaya. Bukan hanya itu, ruang gerak mereka pun dibatasi dan tak memiliki hak atas tanah karena dianggap bukan penduduk asli Myanmar.#

Facebook Comments