IMG_7245

SatuNusaNews – BEM UI melaksanakan konfrensi pers terkait ketidak hadiranya memenuhi undangan yang diberikan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) untuk melakukan diskusi yang juga turut mengundang 15 narasumber dari Universitas di Indonesia Selasa (19/04)

Di tanggal 15 April 2015, BEM UI menerima surat dari kantor Wantimpres RI. Surat ini mengundang BEM UI untuk hadir dan menjadi narasumber dalam acara diskusi Wantimpres yang akan di adakan hari ini Selasa (21/04) bertempatan di Gedung Wantimpres.

Konfrensi pers yang diadakan BEM UI sendiri bertempat di Pelataran Stasiun UI. Acara ini berisikan alasan ketidak hadiran BEM UI selaku undangan dan narasumber dari acara diskusi Wantimpres. Ketidak hadiran BEM UI sendiri berdasarkan atas keraguanya terhadap Wantimpres RI yang selama ini belum menunjukan keberpihakannya pada agenda prioritas, antara lain seperti konflik KPK dan POLRI. Belum lagi ditambah dengan meningkatnya harga pangan yang terus meningkat dan menambah penderitaan rakyat.

Acara ini dihadiri oleh Ketua BEM UI Andi Aulia Rahma. Dalam wawancaranya Andy selaku pembicara menyampaikan tidak kunjung mendapat ketegasan dan jaminan dari pihak penyelenggara terhadap tindak lanjut hasil diskusi tersebut. Dan disaat pembukaan konfrensi pers, Andy mengajak para hadirin dan peserta menyanyikan lagu ‘Indonesia Raya,’ hal ini dilakukan Andy untuk membakar semangat para hadirin dan menunjukan bahwa kita mempunyai semangat yang sama.

Andy mengatakan, “kami menginginkan adanya dialog yang strategis antara mahasiswa dan Presiden Ri, dan jika memang sampai batas waktu Mei (18/05) surat terbuka ini tidak di indahkan maka kami akan melakukan aksi besar-besaran” unkapnya saat wawancaranya kepada SatuNusaNews.

Dalam 2 bulan terakhir terjadi pergolakan mahasiswa seperti di Riau, Gorontalo, Malang dan lain lain. Ini yang membuat BEM UI ikut ambil suara atas terjadinya pergolakan mahasiswa yang terjadi, “Kita memiliki semangat yang sama, semangat Indonesia’ ungkapnya saat acara konfrensi Pers.

 

Facebook Comments