AdalahPay

SatuNusaNews – Kisruh kepengurusan membuat persiapan Partai Golkar terganggu untuk mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada Desember 2015. Tidak membuat absen bagi seorang politikus Golkar dari Keluarga Cendana, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) untuk mengkritisi siapa saja yang disinyalir menjadi benalu di dalam partai tersebut.

Fenomena tersebut sangat dashyat terlihat di media social, yang dikutip dari akun Facebook Tommy Soeharto itu, pada laman facebooknya, Tommy menulis cukup keras :

“ Goreng terus, semakin kacau semakin sukses, kalau tujuan untuk membenahi kenapa harus panas tu kuping, makin keliatan tujuan sebenarnya..”

“Saya yakin masyarakat simpatisan Partai tidak buta, mereka tidak tahu caranya berlagak buta seperti yang diperagakan pemain2 politik kesorean..”

“ Perdamaian dan persatuan itu hal yang sangat sederhana untuk dilakukan, namun jika tujuan sudah bersabut dengan kepentingan maka semua akan sulit..”

“Kok Bilang hendak mengkudeta partai?,bukannya bersebrangan itu adalah contoh saling kudeta?”

“Saya justru hendak menyatukan,ingat rakyat simpatisan sudah melek jadi percuma saja anda menggiring opini-opini semu..”

“Bicara Politik itu pakai logika etika,jangan mengandalkan sistematik pematik yang sewaktu waktu bisa membakar semua”.

Demikianlah yang ditulis Tommy di laman facebooknya, menandakan bahwa Tommy tidak suka ada benalu di dalam partai Golkar warisan dari mediang ayahnya itu.#

Facebook Comments