SatuNusaNews – Nama Mary Jane terpidana mati kasus narkoba asal Filipina, menjadi ramai dibicarakan di media sosial menjelang eksekusi mati akan dijalankan. Bahkan namanya menjadi trending topic saat ini. Dengan tanda hastag #SaveMaryJane mencapai 13 ribuan yang memasang tanda pagar tersebut

Namun penulis menyayangkan bagi kita,orang Indonesia yang ikut-ikutan memasang tanda hastag tersebut,karena sejatinya sebelum ikutan latah sebaiknya mengetahui dampak dan akibatnya bahaya narkoba.

Dalam survei terakhir yang dilakukan Universitas Indonesia (UI) pada 2014, prevalensi atau jumlah pencandu narkotika di Indonesia sekitar empat juta orang. Dari jumlah itu, 1,4 juta pemakai teratur, 1,6 juta baru mencoba memakai, dan 943.000 yang benar-benar pencandu.

Selama ini sebanyak 12.044 orang meninggal per tahun atau 33 orang per hari akibat penyalahgunaan narkotika. Mereka meninggal karena mengonsumsi narkotika dalam porsi berlebihan.

Kerugian pribadi akibat narkotika mencapai Rp 56,1 triliun per tahun dan kerugian sosial Rp 6,9 triliun. Sekitar 25,49 persen korban narkotika adalah wanita.

Dari sisi pekerjaan, sekitar 50,34 persen korban adalah pekerja swasta dan pemerintah. Kemudian, 27,32 persen pelajar dan mahasiwa, serta 2,34 persen tidak bekerja.

Nah, kalau sudah tahu bahayanya narkoba apalagi terhadap generasi muda, masih mau pakai hastag #SaveMaryJane?, kalau saya mendingan buat hastag #SaveMarsinah!. #

 

Ditulis oleh : Srie Wulandari -Pemred SatuNusaNews

Facebook Comments