SatuNusaNews – Motif dua oknum anggota polisi Polair Polres Serdang Bedagai (Sergai), Brigadir Dedi Sofyan Kurniawan dan Briptu Suprianto Sigiro, yang tewas dalam adu tembak diungkap Kapolda Sumut, Irjen Eko Hadi Sutedjo, Kamis pagi (30/04).

Mengutip dari MedanSatu, dalam temu pers di Hotel Santika Dyandra, Jalan Pengadilan Medan, Eko mengatakan, peristiwa yang terjadi Rabu (29/04) itu dipicu oleh persoalan utang-piutang. “Bukan yang lain, motifnya karena utang-piutang. Salah satu dari keduanya ada yang wan prestasi atau ingkar janji,” ujarnya.

Disebutkannya, Briptu Suprianto Sigiro selama ini memiliki bisnis peminjaman uang. Ia meminjamkan uang kepada rekan-rekannya sesama polisi. “Nah, yang bertugas menagih atau kolektornya adalah Brigadir Dedi Sofyan. Jadi ini dipicu persoalan pribadi,” jelasnya.

Menurutnya, saat kejadian Briptu Sigiro mendatangi Brigadir Dedi Sofyan di rumahnya. Ia menanyakan mengapa uang yang telah berhasil ditagih, tak disetorkan. “Karena ada uang yang tak disetorkan, keduanya lalu bertengkar,” tambahnya.

Karena emosi mendengar jawaban temannya, Briptu Sigiro lalu mengarakan senjata serbu laras panjang SS1 V2. Sementara Brigadir Dedi pun mencabut pistolnya. Kalah cepat, senjata Briptu Dedi pun menyalak dan peluru menembus kaki, punggung dan kepala Brigadir Dedi Sofyan hingga tewas di tempat.

Melihat temannya tewas, Briptu Sigiro lalu bunuh diri dengan menembakkan senjata SS1 ke rahangnya hingga tembus ke kepala bagian belakang. “Sekali lagi ini motif utang-piutang, persoalan pribadi. Jadi tidak benar kalau ada isu yang menyebutkan karena persoalan lain,” tegasnya.

Eko mengatakan, kasus ini masih didalami penyidik Polda Sumut. “Sudah ada enam orang yang diperiksa, termasuk rekan-rekan keduanya dan istri Brigadir Dedi. Sejauh ini motifnya karena sakit hati. Masih di dalami ya,” terangnya.

Sebelumnya beredar isu, kasus adu tembak yang menewaskan dua polisi itu akibat kasus narkoba. Di mana disebutkan, keduanya terlibat cekcok karena pembagian uang hasil narkoba tak dibagi rata. #

Facebook Comments