AdalahPay

 SatuNusaNews – Sejak Kamis lalu, tanggal 16 April 2015, Ketua Umum Gerakan Nasional Anti Miras (Genam) Fahira Idris menginstruksikan relawan antimiras di seluruh Indonesia untuk memantau minimarket, apakah benar-benar mematuhi larangan untuk tidak menjual minol. Intruksi ini dikeluarkan karena berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi selama tiga bulan masa tolerensi yang diberikan Permendag No.06/2015, masih banyak minimarket yang menjual bebas minol.

Sehingga dirasakan perlu bagi uni fahira, biasa beliau dipanggil untuk memastikan, peraturan ini dilaksanakan dengan baik.

“Jadi kita men-support Kementerian Perdagangan untuk mengawasi jika ada minimarket yang masih berani menjual minol. Relawan akan turun langsung ke lapangan, mengumpulkan semua data dan fakta utamanya foto dan lokasi minimarket, lalu menyerahkannya ke Kemandag atau disperindag setempat. Jadi yang harus dicatat, kita cuma mengawasi, bukan sweeping, cara kita elegan, bukan dengan kekerasan” ujar Fahira di Komplek Parlemen, Senayan Jakarta (15/04) seperti yang kami kutip dari laman antimiras.com

Seperti yang dikutip dari laman antimiras.com itu, dalam waktu dekat ini, Genam akan meluncurkan aplikasi Lapor Miras yang bisa diunduh lewat smartphone. Aplikasi ini akan memudahkan masyarakat jika ingin melaporkan pelanggaran penjualan minuman beralkohol dan minuman keras di seluruh wilayah Indonesia.

Masyarakat yang menemukan pelanggaran juga bisa melaporkannya ke Genam melalui SMS 0816-921-999; twitter @fahiraidris dan @AntiMiras_ID; serta email info@antimiras.com.

Facebook Comments