SatuNusaNews – Ketua Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif, Abraham Samad setelah menjalani pemeriksaan, resmi ditahan di Polda Sulselbar terkait kasus dugaan pemalsuan dokumen, Selasa (28/04) malam.

Mengutip Kompas, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Komisaris Besar (Kombes) Polisi Joko Hartanto menyatakan resmi menahan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif, Abraham Samad, namun yang bersangkutan belum dibawa ke rumah tahanan (Rutan) Polda Sulselbar hingga pukul 22.00 Wita (21.00 WIB).

Abraham masih berada di ruang pemeriksaan di lantai 1 gedung Dit Reskrimum Polda Sulselbar. Namun, dua pintu gedung Dit Reskrimum telah dijaga ketat puluhan personel bersenjata laras panjang. Demikian pula jalan dari ruang penyidik ke Rutan Polda Sulselbar yang berjarak 20 meter sudah disterilkan dan dijaga oleh polisi bersenjata.

Abraham resmi ditahan di Polda Sulselbar setelah menjalani pemeriksaan sekitar 6 jam mulai sekitar pukul 13.00 hingga pukul 20.00 Wita. Selama diperiksa, Abraham dicecar 41 pertanyaan seputar kasus pemalsuan dokumen.

“Saudara AS dilakukan penahanan karena ditakutkan melarikan diri dan mengulangi perbuatannya,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sulselbar Komisaris Besar (Kombes) Polisi Joko Hartanto saat menemui wartawan, Selasa.

Joko menambahkan, dengan penahanan Abraham, penyidik Polda Sulselbar segera melimpahkan berkas perkaranya ke kejaksaan. #

Facebook Comments