AdalahPay

image

SatuNusaNews – Bank Indonesia mencatat hanya 36% orang dewasa yang memiliki rekening bank. Hal ini menunjukkan rendahnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat Indonesia akan pentingnya transaksi perbankan.

Dalam sosialisasi Gerakan Nasional Non Tunai di Banda Aceh Sabtu (25/04) terpampang bahwa persentase banked people (orang yang punya rekening bank) di Indonesia bahkan lebih rendah dari Kenya (75%) dan Nigeria (44%).

Kondisi ini sungguh miris mengingat tingkat kestabilan politik dan keamanan kita jauh lebih baik dari kedua negara di benua hitam yang kerap digoncang konflik bersenjata.
BI merilis bahwa dari 177,7 juta warga dewasa di Indonesia, tak sampai 64 juta jiwa yang memiliki rekening bank.

Data yang dilangsir dari Global Financial Inclusion Index 2014 yang dikeluarkan oleh  Worldbank membandingkan banked people beberapa negara lain.
Inggris tercatat memiliki persentase tertinggi sebesar 99%, disusul Amerika Serikat sebesar 94%. Sedang negara tetangga seperti Malaysia tercatat 81% dan Thailand sebesar 78%.

Kondisi ini disebabkan antara lain karena pendapatan rakyat Indonesia yang tergolong rendah sehingga tidak bisa mengalokasikan pendapatannya untuk menabung. Selain itu jauhnya jarak antar kantor bank juga menjadi faktor penghambat pertumbuhan banked people.

Belum lagi jika menilik mahalnya biaya transaksi perbankan, rendahnya tingkat pengetahuan keuangan, serta faktor psikologis dan budaya yang ada di masyarakat yang tidak ingin dibuat ribet dengan prosedur bank.

Tingkat pelayanan di bank-bank nasional juga
memberi andil malasnya warga berurusan dengan pihak bank. Lihatlah waktu yang habis tersita hanya untuk bertransaksi di teller dengan antrian yang mengular. Kondisi ini menjadi perhatian Bank Indonesia selaku bank sentral di Indonesia dengan menyarankan bank memperbaiki pelayanannya. #

Facebook Comments