Akhirnya, Kepolisian Republik Indonesia secara resmi mengeluarkan izin penggunaan jilbab bagi polisi wanita (Polwan) sebagai bagian darii pakaian dinas seragam Polri dan PNS Polri. Mereka sudah mengeluarkan Keputusan Kapolri No 245/III/2015 tentang perubahan atas sebagian surat keputusan Kapolri no pol SKEP/702/X/2005 tanggal 30 September 2006 tentang sebutan penggunaan pakaian dinas seragam Polri dan PNS Polri.

Dalam surat yang ditandatangani pelaksana tugas Kapolri Komjen Badrodin Haiti, disebutkan hal yang menjadi pertimbangan keluarnya keputusan ini adalah pentingnya tertib administrasi secara khusus yang mengatur pemakaian jilbab bagi Polwan.

Oleh karenanya, Plt. Kapolri akhirnya secara resmi menetapkan untuk mengeluarkan surat keputusan resmi terkait pemakaian jilbab bagi Polwan pada hari ini, Rabu, 25 Maret 2015.

Sebelumnya keluarnya keputusan no No 245/III/2015 ini, penggunaan jilbab bagi Polwan sempat tertunda. Padahal sebelumnya Kapolri Sutarman saat ini sudah mempersilakan anggotanya untuk menggunakan jilbab. Tapi kemudian ada perintah untuk tidak menggunakan jilbab terlebih dahulu hingga keluar Perkap soal jilbab polwan.

Penundaan dan progres yang lama dari Perkab Jilbab Polwan ini, membuat sempat muncul kegusaran dari kalangan umat Islam. Namun, akhirnya Perkab Jilbab ini pada akhirnya keluar juga.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.