AdalahPay

image

SatuNusaNews – Kebijakan Rejim Joko Widodo menutup situs dakwah menunjukkan ketidakpahaman pemerintah akan dakwah Islamiyah.

Seperti diketahui, Kementerian Informatika hari ini mengeluarkan edaran yang ditujukan kepada pengelola ISP (internet sevice provider) di Indonesia untuk menutup 19 situs media dakwah Islam. Situs-situs tersebut dianggap oleh Badan Nasional Penanggulangan Tindak Terorisme sebagai situs yang mensponsori tindak radikalisme.

Kebijakan ceroboh ini terang saja memancing kemarahan aktifis dakwah di negeri ini. Netizen pun menyuarakan perlawanannya.

Di ranah twuitland, tagar #KembalikanMediaIslam ramai disuarakan. Awalnya tagar tersebut disuarakan oleh aktifis Islam Fahira Idris @fahiraidris dan mendapat respon luar biasa netizen.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.