AdalahPay

Pembunuhan di Banda Aceh BW

SatuNusaNews – Wanita yang ditemukan tewas bersimbah darah ternyata seorang janda 1 anak dan tinggal bersama ibunya yang sudah tua. Korban bernama Marhaini (57) warga komplek BPD Jalan Tomat Nomor 472 Desa Gu Gajah, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar.

Kejadian pembunuhan ini terjadi sekitar pukul 9.30 WIB, Rabu (25/3). Korban yang hanya memiliki satu anak dan ibu kandungnya yang sudah tua, keseharian berjualan kebutuhan rumah tangga. Saat ditemukan, korban dalam kamar bersimbah darah dengan luka bacok di leher dan sekujur tubuh.

Komplek ini pagi hari memang terbilang sepi dari warga. Selain semua sudah pergi bekerja, ibu-ibu yang tinggal di komplek ini berada dalam rumah masing-masing.

Seorang saksi mata, Rahmad (20) mengatakan, pertama sekali dia mendengar ada suara jeritan dari dalam rumah korban. Mulanya, Rahmad tidak peduli, dia mengira jeritan ini suara nenek yang sering berteriak dalam rumah, karena kondisi nenek sudah tua sekali.

“Kemudian ada yang melihat ada seorang pemuda keluar dari rumah korban, yang lihat tetangga mau beli sesuatu, dilihat ada yang lari, dia ini bilang sama kami,” kata Rahmad, Rabu (25/3) di rumah korban.

Rahmad tinggal dekat dengan rumah korban langsung masuk dalam rumah. Saat itulah Rahmad dan 4 rekannya kaget melihat korban sudah bersimbah darah dalam kamar. “Langsung kami hubungi pihak Polsek setempat,” jelasnya.

“Ciri-ciri pelaku berambut cepak jingkrak, kulit putih dan berbadan tegap,” jelas Rahmad. Bahkan menurut saksi mata, korban langsung lari ke arah Masjid Mesra Agung hanya terpaut 200 meter dari rumah korban.

Pelaku setelah melakukan aksinya sempat singgah di Masjid Mesra Agung untuk membersihkan dirinya dari lumuran darah. Ada banyak darah berceceran di pintu gerbang masuk Masjid dan juga ceceran darah dalam tempat wudhu.

Pihak kepolisian sudah memasang garis polisi di lokasi rumah korban dan tempat wudhu masjid. Petugas sekarang sedang melakukan indentifikasi dan mengambil sampel darah yang berceceran.

Kanit Reskrim Polsek Darul Imarah, Bripka Erwin Syah Putra mengatakan pada pukul 09.30 WIB mendapat laporan dari warga ada korban pembunuhan. “Kami pun langsung menuju TKP, sekarang kita sedang lakukan penyelidikan, termasuk ceceran darah di masjid,” kata Bripka Erwin Syah Putra di TKP.

Pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan motif pembunuhan ini. Sebab, polisi tidak menemukan barang yang hilang di rumah korban. Saat ini, pihak sedang melakukan indentifikasi dan investigasi untuk proses penyelidikan kasus pembunuhan ini.

“Masih dalam penyelidikan, di TKP tidak ditemukan ada barang yang hilang, jadi motifnya kita belum tau,” tutupnya.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.